Quiz: 3 Tipe Pengusaha Startup Dalam Berbisnis

Quiz: 3 Tipe Pengusaha Startup Dalam Berbisnis

Sangat banyak bisnis startup yang berkembang belakangan ini, ternyata ada banyak tipe pengusaha startup saat berbisnis!

Tipe-tipe pengusahanya berbeda loh! Anda termasuk yang mana? Yuk cari tahu jawabannya disini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

QUIZ: Anda tipe pengusaha startup yang mana?

Dewasa ini, semakin banyak perusahaan rintisan atau umum disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up) yang tumbuh, termasuk di antaranya di tanah air.

Perusahaan semacam ini merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi.

Dengan kata lain, mayoritas perusahaan-perusahaan merupakan perusahaan yang baru saja didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

Solusi dan Panduan Membuat Bisnis Startup Untuk Pemula 02 Bisnis Startup 2 - Finansialku

[Baca Juga: 15 Bisnis Sampingan untuk Pensiunan yang Boleh Dipertimbangkan]

 

Dengan semakin banyaknya bisnis startup di Indonesia, tentunya Anda bertanya-tanya, “Apakah semua pengusaha startup sama dalam berbisnis?”

Jawabannya adalah TIDAK, setiap pebisnis tentu memiliki style-nya masing-masing dalam berbisnis. Nah, Anda termasuk dalam tipe pengusaha yang mana ya? Yuk kita mainkan quiznya:

 

 

 

3 Tipe Pengusaha Startup dalam Berbisnis

Nah, kini Anda sudah tahu kan termasuk dalam tipe pengusaha startup mana Anda dalam berbisnis. Tapi pastinya penasaran kan apa perbedaan ketiga tipe pengusaha startup tersebut?

Tanpa panjang lebar lagi, mari kita lihat karakteristik ketiganya disini:

 

#1 Tipe Pengusaha Kejar Orderan

Tipe pengusaha startup pertama adalah tipe pengusaha kejar orderan. Umumnya tipe pengusaha kejar orderan ini sangatlah termotivasi akan uang atau iming-iming yang mencuci otaknya akan kekayaan.

Nah, dikarenakan motivasi utamanya dalam berbisnis adalah karena uang, maka umumnya mereka akan mengupayakan apa saja agar produk/jasanya dapat dijual sebanyak-banyaknya pada konsumen.

Pemerintah-Dorong-UMKM-Jualan-Online,-Berharap-Tingkatkan-Devisa-Negara-2-Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Berbagai kata-kata manis pun akan muncul dari mulut pengusaha tipe ini sehingga konsumen termakan oleh rayuannya. Sebagai contohnya adalah seperti ini:

  • “Produk ini sangat super bagus sekali! Saya jamin Anda tidak akan menyesal membeli produk ini. Besok pasti Anda sudah bisa merasakan manfaatnya!”
  • “Masa Anda rela ketinggalan harga promo ini? Harga ini hanya berlaku hari ini saja!”
  • “Jangan ragu lagi! Direkomendasikan langsung oleh Profesor A dan sudah digunakan oleh orang-orang terkenal sebelumnya. Dijamin bisa menyembuhkan segala macam penyakit.”

 

Pasti Anda juga pernah bertemu dengan tipe pengusaha kejar orderan ini bukan?

Entah apa latar belakangnya, namun mereka pasti punya keyakinan/alasan super bahwa produknya dijamin dapat memberikan solusi bagi konsumen.

Sayangnya, tipe pengusaha yang satu ini selalu berhamburan dimana-mana. Dengan demikian, konsumen pun selalu takut saat mereka “diprospek” oleh tipe pengusaha ini.

Bagaimana? Apakah Anda juga termasuk dalam tipe pengusaha kejar orderan ini?

 

#2 Tipe Pengusaha Profesional

Jika Anda banyak menjawab jawaban “b” pada quiz di atas, maka besar kemungkinan Anda adalah tipe pengusaha yang kedua yakni: PROFESIONAL.

Tipe pengusaha profesional adalah tipe pengusaha yang berada di jalan yang benar. Mereka cenderung mencari target pasar yang tepat, karena motivasi dasarnya bukan hanya uang semata.

Mereka tahu bahwa mencari uang pun perlu dilakukan secara berkesinambungan, sehingga keuntungan sesaat bukanlah solusinya.

Sebagai contohnya, tipe pengusaha profesional tidak akan menawarkan popok bayi kepada mereka yang belum menikah atau menawarkan obat-obatan kepada mereka yang masih muda dan sehat.

Mereka cenderung untuk menentukan target pasar sejak awal, dan umumnya target pasarnya tepat. Setelah target pasar ditentukan, mereka akan menjual dengan informasi yang memang dibutuhkan oleh konsumen.

Tipe pengusaha ini selalu menjual tanpa embel-embel atau rayuan manis yang ternyata tidak benar.

Dengan demikian, ilmu ini bisa terus diaplikasikan ke depannya, sehingga usia kesuksesannya pun cenderung lebih panjang dan berkesinambungan.

 

#3 Tipe Pengusaha Konsultan

Tipe pengusaha ketiga itu apa sih? Jika Anda termasuk dalam tipe pengusaha yang satu ini, artinya Anda termasuk dalam tipe pengusaha konsultan.

Artinya, Anda cenderung memberikan konsultasi di samping produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Quiz Apakah Anda Seorang Bos Atau Pemimpin Ketahui Perbedaan Bos dan Pemimpin 04 Boss Vs Leader 4 - Finansialku

 [Baca Juga: Konsultasi : Bisnis Startup itu Sebenarnya Apa? Apakah Menguntungkan?]

 

Umumnya, pengusaha yang satu ini sangat disukai konsumen, karena setelah menjual produk atau jasa dengan baik dan profesional, mereka juga akan memberikan bantuan lebih dari yang diharapkan para konsumen tersebut.

Namun pastinya Anda tahu bahwa menjadi tipe pengusaha yang satu ini tentu memakan waktu lebih lama daripada kedua tipe sebelumnya. Anda perlu waktu lebih untuk memberikan konsultasi, ditambah lagi konsultasinya bersifat GRATIS.

Tapi pondasi yang dibangun karena menebar manfaat dan kepuasanlah yang membuat rejeki lebih langgeng.

Umumnya konsumen akan merasa sangat puas akan pelayanan Anda dan bisa muncul sebuah loyalitas akan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Tidak jarang konsumen suka dilayani oleh tipe pengusaha konsultan, dan bisa menjadi langganan. Namun perlu diingat juga bawah terkadang konsumen ingin tetap berjarak dan tidak diganggu dalam proses pembeliannya.

Manakah jenis pengusaha yang paling tepat? Tidak ada jawaban mana yang benar dan salah disini. Anda bisa mengombinasikan lebih dari satu tipe, selama hal itu sesuai dengan target konsumen Anda.  Namun jangan terpatok pada satu jenis saja, karena kepuasan memiliki sifat subjektif, bukan objektif.

Misalnya jangan jadi tipe pengusaha kejar orderan yang hanya mengutamakan produk laku, tapi pikirkan juga bagaimana memuaskan pelanggan dan menguntungkan perusahaan.

Namun dari sini kita bisa menilai, bahwa tidak peduli apapun jenis pengusahanya, mewujudkan kesuksesan itu memang sulit.

Jadi, kuncinya adalah jangan mempersulit diri Anda sendiri. Anda tidak perlu memulai dari nol, sudah banyak contoh yang bisa Anda pelajari.

Anda tidak perlu mengalami kegagalan karena sudah banyak yang gagal, Anda hanya perlu mempelajari bagaimana mereka bangkit dari kegagalan tersebut.

Bagaimana solusinya, bagaimana cara menghindarinya, dan bagaimana mewujudkan kesuksesannya.

Oleh karena itu, Finansialku mengajak Anda untuk melihat 5 nasihat founder startup yang berhasil mewujudkan kesuksesannya meski menghadapi ramainya persaingan bisnis dewasa ini sebagai berikut:

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

BONUS: Nasihat Founder Startup dalam Mewujudkan Kesuksesan

Meski setiap founder memiliki nasihat yang berbeda, namun kami yakin salah satunya bisa menjadi inspirasi bagi Anda.

Jadikanlah nasihat ini sebagai langkah pencegahan, yang bisa membantu Anda membangun bisnis tanpa mengulang kesalahan yang pernah dilakukan orang lain.

Tanpa panjang lebar lagi, yuk kita lihat apa saja 5 nasihat founder startup untuk mewujudkan kesuksesan:

 

#1 Kerja Keras adalah Kunci Utama

Dominic Pratt adalah seorang founder dari eMINDSCLUB, sebuah bisnis startup yang memiliki harapan untuk menghubungkan seluruh wirausaha di seantero dunia.

Dominic mempelajari bahwa sebagai seorang founder startup, kerja keras memegang peranan penting dan menjadi kunci utama mewujudkan kesuksesan.

Dirinya mengungkapkan bahwa kebanyakan masyarakat kaya akan ide, namun miskin akan usaha.

Artinya, banyak yang menginginkan kesuksesan namun tidak mengupayakan cukup besar untuk mencapainya. Kalau zaman dulu mungkin sering disebut “no action talk only.”

Pada akhirnya, Dominic mengungkapkan bahwa yang penting disini adalah perspektif. Anda tidak salah jika menginginkan sesuatu yang lebih bagi bisnis Anda.

Sebagai seorang wirausaha, mungkin saja Anda dibenci oleh orang lain, mungkin saja keluarga Anda tidak sepaham. Namun jangan pernah biarkan ini menghalangi kerja keras Anda.

Di penghujung hari, Anda sepenuhnya bergantung pada diri sendiri. Tidak ada yang menjanjikan kesuksesan bagi Anda selain diri Anda dan kerja keras Anda.

Jadi lakukan apa yang Anda bisa untuk mewujudkan kesuksesan. Jangan biarkan orang lain memegang kendali atas diri Anda.

Jika Anda baru memulai, jangan khawatir. Seperti George Eliot pernah berkata:

It is never too late to be what you might have been.”

 

#2 Nyamankan Diri dengan Sesuatu yang Baru

Aaron O’Hearn merupakan co-founder dari Startup Institute, sebuah bisnis startup yang menawarkan jasa kursus, membagikan pengetahuan dan keterampilan, pola pikir, serta peluang untuk memperluas jaringan dan membangun karier.

Satu nasihat terbaik dari Aaron adalah untuk menyamankan diri dan menjadi familiar dengan segala sesuatu yang baru.

Sebagai wirausaha, Anda bebas belajar semau Anda, namun Anda juga perlu melihat dunia di luar sana.

Aaron juga berpendapat bahwa Anda bisa belajar dari masa lalu, namun juga perlu mempelajari bagaimana cara mengaplikasikan pengetahuan tersebut menjadi sesuatu yang nyata.

Intinya, yang terburuk adalah memperoleh pengetahuan dan membiarkannya begitu saja. Itu adalah hal yang sia-sia.

Aaron menjelaskan, Anda tidak boleh membiarkan sesuatu yang tidak dikenal menahan kesuksesan Anda. Anda harus mengenalnya, menyamankan diri dengannya, sehingga hal itu bukan lagi lawan, tapi kawan.

Anda harus keluar dari zona nyaman Anda, barulah Anda bisa mewujudkan kesuksesan. Karena jika Anda terlalu nyaman dengan keadaan, Anda merasa sudah terlalu nyaman dan kehilangan pola pikir kritis Anda.

Jadi, belajarlah untuk mengenal sesuatu yang baru dan terus menekan diri untuk mengatasi ketakutan yang berada di luar zona nyaman Anda.

 

#3 Memiliki Taruhan Finansial

Nathan Chan adalah founder dari Foundr, sebuah bisnis startup dengan majalah dan aplikasi yang dihormati di dunia wirausaha.

Foundr memungkinkan para wirausaha untuk belajar mengembangkan dan membangun bisnisnya hingga memperoleh kesuksesan.

Satu nasihat terbaik dari Nathan adalah untuk membuat taruhan finansial dengan diri Anda sendiri.

Apa yang dimaksud oleh Nathan adalah berdasarkan kisah nyatanya sendiri dimana saat memulai bisnis startup-nya, dibutuhkan sebuah software yang bernilai US$2.000.

Nathan tidak memiliki uang begitu besar saat itu, sehingga hal ini membuat pikirannya buntu.

Nathan berpikir dalam hatinya:

Apakah yang harus saya lakukan? Saya tidak punya pilihan lain selain untuk maju dan sukses.”

 

Nathan kemudian menjelaskan, ada beberapa wirausaha yang langsung maju. Namun hal ini bisa dilakukan jika Anda berusia 20 an, dimana maju sepenuhnya merupakan opsi yang masuk akal.

Namun saat Anda berusia 40 an dengan tanggungan keluarga, Nathan merekomendasikan untuk menginvestasikan uang dalam bisnis yang membuat Anda tidak nyaman tanpa menginvestasikan seluruh dana pensiun Anda.

Artinya, sebagai wirausaha, Anda perlu mencari cara untuk memotivasi diri, membuat taruhan saat Anda sedang buntu. Mengapa demikian?

Nathan menjelaskan stres bisa membawa dampak yang baik karena akan mendorong Anda untuk mencari cara terbaik meski dalam keadaan terburuk sekalipun.

Jadi, mulai tanyakan pada diri sendiri: Apa yang bisa Anda pertaruhkan hari ini untuk memajukan bisnis Anda dan menyelesaikan masalah?

 

#4 Anda yang Memegang Kendali

Nasihat keempat datang dari Brent Grima, seorang founder dari bisnis startup EverTrue.

EverTrue adalah sebuah bisnis yang bekerjasama dengan sekolah atau lembaga pendidikan untuk mengotomasi upaya pengumpulan dananya.

Kali ini, Brent turut memberikan nasihatnya bagi Anda para pebisnis yang sedang kesulitan mewujudkan kesuksesan.

Brent mengungkapkan bahwa Anda harus selalu ingat bahwa perusahaan Anda pada akhirnya berada sepenuhnya di bawah kendali Anda.

Anda boleh saja meminta saran atau masukan dari mentor atau penasihat ahli, namun Anda tidak harus mengikutinya sepenuhnya.

Artinya, ambillah nasihat yang menurut Anda memang sesuai dengan firasat sukses Anda, dan buang yang menurut Anda kurang tepat.

Anda harus ingat bahwa tidak ada yang memaksa Anda untuk mengambil keputusan yang tidak Anda inginkan, dan bahwa semuanya berada di tangan Anda sepenuhnya.

Saat Anda memulai sebuah bisnis atau perusahaan, Anda boleh dan sah-sah saja untuk meminta masukan dari pihak lain. Tapi perlu diingat sering kali masukan tersebut malah membuat Anda semakin bingung.

Hal ini disebabkan orang melihat dari sudut pandangan yang berbeda, dan tidak mempertimbangan jenis produk atau jasa yang Anda jalankan.

Dengan demikian, tidak semua saran dari luar bisa diaplikasikan sesuai dengan kondisi bisnis Anda.

Jadi, pilihlah strategi dan masukan yang Anda percayai sesuai dengan bisnis Anda, dan memiliki peluang kesuksesan yang besar. Perusahaan ini milik Anda, jadi Andalah yang memiliki kendali penuh atasnya.

 

#5 Merekrut Karyawan Jarak Jauh

Sam Bruce, co-founder Much Better Adventures, turut membagikan pengalamannya dalam membangun sebuah bisnis startup yang membantu Anda memesan paket liburan penuh petualangan pernah memberikan nasihat berbisnisnya.

Sam berkisah awal-awal saat Sam mulai membangun perusahaannya, dimana dirinya menyadari satu hal penting. Sam sadar pentingnya merekrut pegawai jarak jauh.

Banyak alasan mengapa seseorang kesulitan dalam berbisnis atau bekerja jarak jauh. Salah satunya adalah keterbatasan ruang dan waktu.

Sebagai contoh seorang yang bekerja pada perusahaan multinasional dengan cabang di berbagai negara. Apakah Anda harus bolak-balik ke beberapa negara hanya untuk bekerja atau mengontrol? Tentu tidak.

Sam menyadari bahwa dengan merekrut karyawan jarak jauh, Anda tidak lagi butuh ruang kerja.

Banyak perusahaan multinasional yang mulai menerapkan sistem kerja tersebut belakangan ini, karena lebih praktis dan biayanya lebih murah.

Bahkan, menurut International Data Corporation (IDC), populasi pekerja jarak jauh di AS terus bertambah dari 96,2 juta di tahun 2015 menjadi 105,4 juta di tahun 2020.

Kemudian, di akhir periode tersebut, IDC memperkirakan bahwa pekerja jarak jauh akan mencapai 72,3 persen total tenaga kerja AS.

Dengan uang yang Anda hemat dengan merekrut karyawan jarak jauh, Anda bisa berinvestasi lebih banyak pada hal lain dalam perusahaan Anda.

Selain itu, Anda bisa merekrut karyawan di seluruh dunia dengan skill dan pengetahuan lebih baik daripada dalam negeri.

Kabar baiknya adalah dengan kemajuan teknologi di zaman modern ini tidak sulit menjalankan pekerjaan seperti itu, terutama dengan bantuan internet.

Tujuan Keuangan Freelancer Tahun Baru 2019, Apa Tujuan Anda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Solusi dan Panduan Membuat Bisnis Startup Untuk Pemula]

 

Saat ini sudah sangat banyak sekali yang bisa diperoleh dari internet, misalnya saja sudah banyak kursus online yang bisa Anda ambil sambil bersantai di rumah.

Salah satunya adalah kursus online Finansialku.

Anda dapat mengakses 34 video dengan tema pelatihan manajemen keuangan dan pelatihan perencanaan keuangan dalam bahasa Indonesian dengan durasi hingga 2 jam 38 menit.

Anda juga akan memperoleh membership Aplikasi Finansialku versi full premium untuk 1 tahun.

Semua itu dapat Anda peroleh dengan harga Rp350.000 saja loh! Dijamin worth it deh dengan semua benefit yang bisa Anda dapatkan.

Selain itu Anda dapat menggunakan Kode Promo POTONG50RIBU sehingga Anda hanya perlu membayar sebesar Rp300.000 saja.

Yuk langsung download Aplikasi Finansialku dan ikuti kursus online-nya dengan mengklik tautan berikut ini:

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Yuk Mencapai Sukses!

Nah, kini Anda sudah tahu bukan tipe pengusaha startup manakah Anda. Jangan khawatir, bukan berarti Anda tidak bisa sukses karena memiliki kecenderungan ke salah satu tipe pengusaha saja.

Anda bisa mengkombinasikan beberapa di antaranya sesuai kebutuhan.

Anda juga sudah dibekali beberapa nasihat founder startup sebagai modal awal memulai bisnis.

Buktikan sendiri bahwa Anda bisa memulai bisnis yang sukses dengan mengaplikasikan beberapa nasihat tersebut. Jika Anda berhasil, jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-teman Anda yang juga berencana memulai sebuah bisnis.

Anda juga bisa membaca ebook Pentingnya mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis di bawah ini secara GRATIS.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 3 tipe pengusaha startup dalam berbisnis lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda.

Bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Mas J. Inilah 3 Tipe Pengusaha, Anda Termasuk Yang Mana?. Indoim.com – https://goo.gl/srtbpi
  • Trevor Oldham. 14 Maret 2018. Looking for Startup Success? The Best Advice From 5 Successful Startup Founders. Addicted2success.com – https://goo.gl/ovFQQC

 

Sumber Gambar:

  • Young Asian business – Shutterstock (Maximuz Foto)
KATEGORI ARTIKEL