Cara Sukses Ternak Kambing yang Terbukti Menguntungkan

Cara Sukses Ternak Kambing yang Terbukti Menguntungkan

Berbagai lowongan kerja sudah Anda coba tetapi hasilnya nihil? Ternyata bisnis ternak kambing bisa memberikan keuntungan yang besar lho!

Berbagai lowongan kerja sudah Anda coba tetapi hasilnya nihil? Cobalah membuka usaha dengan untung luar biasa, yakni ternak kambing dan rencanakan keuangan usaha ternak kambing dengan Aplikasi Finansialku!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Mengawali Kesuksesan dengan Bisnis Ternak Kambing

Memulai bisnis di bidang peternakan adalah salah satu cara yang tepat untuk mendapatkan banyak keuntungan.

Bidang peternakan banyak digemari sebagai ladang bisnis karena permintaan dari pasar dan industri kuliner saat ini sedang meningkat.

Peternakan kambing adalah salah satu lahan produksi yang dibutuhkan pasar kuliner untuk menyuplai bahan makanan olahannya.

 

Keuntungan Beternak Kambing

Kambing adalah salah satu hewan ternak yang menguntungkan. Dagingnya banyak digemari oleh berbagai kalangan, bahkan dari tingkat lokal hingga internasional.

Hewan ini juga sangat disarankan untuk dikonsumsi dalam ajaran Islam sehingga pada saat hari besar Islam di tiap tahunnya membuat harga kambing meningkat, yakni sekitar Rp2.500.000 per ekor kambing dewasa.

Sedangkan hari biasa bisa dijual dengan harga sekitar Rp1.500.000 per satu ekor kambing dewasa. Beternak kambing juga dikenal sebagai pekerjaan yang dianjurkan dalam Islam, khususnya untuk melatih kesabaran.

 

Karena setiap usaha harus dijalani dengan serius, tekun, dan sabar untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Banyak pemula yang enggan beternak kambing karena mereka jarang mengetahui banyaknya keuntungan yang diperoleh dari beternak kambing.

Pebisnis atau peternak kambing yang sudah berpengalaman dan sukses tentu tidak akan berhenti untuk memproduksi kambing-kambing unggul dan berkualitas di peternakannya.

Jika Anda telah menyiapkan niat dan keseriusan untuk memulai usaha ternak kambing dengan berbagai pertimbangan, sudah waktunya Anda memulai usaha beternak kambing.

Tetapi, sebelum itu ketahui terlebih dulu berbagai manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh dari hasil beternak kambing.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

#1 Kambing Penuh Dengan Gizi dan Nutrisi

Banyak masyarakat masa kini atau para pecinta kuliner yang sudah bisa memperhatikan dengan baik berbagai kandungan nutrisi dalam sebuah makanan, khususnya daging kambing.

Daging kambing mengandung protein, lemak dan kalori yang tinggi serta baik bagi kesehatan asalkan dengan kadar tertentu, dan tidak terlalu berlebihan. Selain dagingnya, kambing juga diambil manfaat pada susunya.

Susu kambing memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan hampir setara dengan kandungan air susu ibu (ASI) yang baik bagi bayi, khususnya yang alergi pada susu sapi.

 

Kandungan gizi susu kambing terdiri dari air, energi, protein, lemak dan kalsium sangat tinggi, serta magnesium, vitamin A dan vitamin B12 yang lebih tinggi daripada susu sapi, dan hampir setara dengan ASI.

Susu kambing saat ini mulai populer di pasaran karena kandungannya dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan sebagai produk perawatan kecantikan.

Untuk bisa memproduksi susu kambing, biasanya peternak memilih kambing jenis Etawa.

Cara Sukses Ternak Kambing 02 Ternak Kambing 2 - Finansialku

[Baca Juga: 5 Tips Sederhana Dalam Memulai Usaha Modal Kecil]

 

#2 Waktu Panen yang Cepat

Kambing merupakan hewan yang cepat dipanen namun tetap perhatikan cara perawatan dan pemeliharaan dengan baik.

Jika kambing diternak di pedesaan, tentu merawatnya cukup mudah karena bisa dilakukan dengan cara digembalakan untuk dilepaskan di lahan kosong yang banyak rumput liar atau semak yang bisa dijadikan makanannya.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi kambing untuk berkembang biak. Dari 5 ekor kambing dengan 2 pejantan dan 3 betina, dalam waktu satu tahun bisa berkembang biak hingga berjumlah 25 ekor.

Sedangkan 1 tahun adalah waktu yang cukup untuk usia panen bagi kambing. Keuntungan ternak kambing juga dihitung tiap panen per tahunnya.

Cara Sukses Ternak Kambing 03 Ternak Kambing 3 - Finansialku

[Baca Juga: Tips dan Trik Sukses Memulai Usaha Agribisnis yang Patut Anda Coba]

 

Ternak Kambing sebagai Komoditas Industri Kuliner

Dari dulu hingga saat ini, kambing masih sangat populer di berbagai kalangan, apalagi salah satu agama terbesar di Indonesia menganjurkan mengkonsumsi daging kambing secara rutin dalam waktu tertentu.

Hal itu tentu menjadikan daging kambing sebagai bahan yang tetap stabil dan dari waktu ke waktu permintaannya tidak pernah menurun.

Berbagai restoran maupun warung-warung kecil yang menyediakan daging kambing sebagai menu masakannya akan selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan.

 

Rasa daging kambing memiliki rasa yang khas jika diolah dengan benar dan tidak akan membuat bosan untuk mencicipi cita rasanya.

Daging kambing muda dengan berbagai olahan juga banyak diminati penikmat kuliner karena dagingnya yang lembut, empuk, dan sangat lezat sehingga membuat pecinta kuliner tidak bosan memilih daging kambing muda sebagai santapan sehatnya.

Namun sebelum mengkonsumsi daging kambing, disarankan untuk mengkonsumsi buah terlebih dahulu untuk menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh.

Hal itu karena kambing memiliki kandungan kolesterol dan lemak cukup tinggi. Permintaan pasar terhadap daging kambing sesuai dengan kebutuhan kuliner dan suplai daging yang mengandung protein penting bagi tubuh terus meningkat.

Tidak hanya daging, permintaan pasar untuk produk susu kambing dan berbagai produk olahan susu kambing juga semakin meningkat.

Hal itu terbukti dengan semakin tingginya produksi ternak kambing di Indonesia. Bahkan baru-baru ini Indonesia menjadi negara pengekspor domba atau kambing gibas ke Malaysia.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Pemilihan Jenis Kambing

Jumlah kambing gibas atau domba potong yang diekspor ke Malaysia sebanyak 2.100 ekor, yakni setara dengan jumlah Rp3,78 miliar.

Ekspor tersebut dilakukan karena produksi daging kambing meningkat dan mencapai 124.842 ton di tahun 2017, sedangkan kebutuhan konsumen nasional hanya sekitar 13.572 ton tahun lalu. Sangat fantastis bukan?

Masih ragu memulai bisnis ternak kambing? Anda bisa memilih berbagai jenis kambing sebelum mengawali rencana usaha ternak kambing Anda.

Berikut beberapa jenis kambing populer di Indonesia yang bisa diternak dan menghasilkan banyak keuntungan.

 

#1 Kambing Etawa (Jamnapari)

Kambing Jamnapari atau kambing Etawa memiliki ciri-ciri fisik antara lain badannya besar.

Tinggi kambing jantan bisa mencapai 90 cm hingga 127 cm, sedangkan kambing betina mencapai 92 cm. Bobotnya bisa mencapai 91 kg untuk yang jantan, sedangkan betina 63 kg.

Dahi dan hidung kambing Etawa terlihat cembung, telinganya panjang dan terkulai ke bawah, dan juga tanduknya pendek.

Kambing Etawa memang sangat terkenal dengan produk susunya, karena kambing ini bisa menghasilkan susu hingga 3 liter per hari.

Tetapi selain susu, kambing ini juga bisa dimanfaatkan dagingnya seperti jenis kambing lainnya.

Cara Sukses Ternak Kambing 04 Ternak Kambing 4 - Finansialku

[Baca Juga: Kata-kata Bijak Jocko Willink: Mulailah Melakukannya]

 

#2 Kambing Peranakan Etawa

Beternak kambing peranakan Etawa lebih cocok di Indonesia karena kemampuannya yang mudah beradaptasi dengan baik.

Jenis ini lebih lincah dan bisa bertahan hidup dengan baik di Indonesia sehingga disebut sebagai kambing lokal. Kambing jenis peranakan Etawa merupakan hasil persilangan kambing Kacang lokal dengan kambing Etawa.

Ciri-ciri kambing peranakan Etawa ini adalah bulunya yang belang karena hasil percampuran warna bulu Etawa dan Kacang.

Sementara badannya besar seperti kambing Etawa dengan bobot mencapai 91 kg untuk kambing jantan, sedangkan betina bisa 63 kg. Bentuk dahi, hidung dan tanduk sama persis dengan kambing Etawa

Cara Sukses Ternak Kambing 05 Ternak Kambing 5 - Finansialku

[Baca Juga: Para Entrepreneur, Ambil Hikmah dan Pelajaran dari Film The Social Network (2010)]

 

#3 Kambing Gibas

Kambing Gibas biasa disebut domba yang memiliki ciri-ciri fisik bentuk tubuh yang bulat dan berbulu tebal di punggungnya.

Kambing jenis ini lebih banyak dibudidayakan oleh peternak kambing dan produksinya cukup banyak hingga diekspor, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. 

Cara perawatan kambing ini juga cukup mudah seperti kambing dengan jenis yang lainnya.

Cara Sukses Ternak Kambing 06a Ternak Kambing 6 - Finansialku

[Baca Juga: Belajar Kehidupan dan Pengalaman Dari Film Coach Carter]

 

Langkah Sukses Ternak Kambing

Setelah memilih jenis kambing yang akan dibudidayakan untuk diambil manfaatnya, Anda tentunya telah memiliki gambaran atau konsep usaha ke depan dengan kambing yang telah dipilih.

Kemudian lakukan beberapa langkah untuk mengawali bisnis ternak kambing Anda. Meskipun yang dipilih salah satu jenis kambing, kurang lebih cara perawatan dan pemeliharaan semua kambing yang berbeda hampir sama.

 

#1 Kumpulkan Modal dan Buat Perencanaan Awal

Sebelum menjalankan bisnis ternak kambing, hal yang pertama harus Anda miliki adalah modal anggaran.

Selain anggaran, jaringan dan modal sosial juga sangat bermanfaat untuk menambah informasi tentang memulai usaha ternak kambing, dan memperluas jaringan pemasaran produksi hasil ternak kambing.

Cara Sukses Ternak Kambing 07 Ternak Kambing 7 - Finansialku

[Baca Juga: 8 Cara Sukses Memulai Bisnis Dengan Tim Baru

 

Jika Anda sudah memiliki aspek permodalan tersebut maka sudah saatnya Anda merencanakan investasi keuangan untuk menjalankan bisnis ternak kambing.

Anda bisa menggunakan Aplikasi Finansialku untuk mulai merencanakan investasi Anda untuk menambah modal usaha ternak kambing Anda.

 

#2 Membangun Properti untuk Kandang Kambing

Kandang kambing sebenarnya bisa dibuat cukup sederhana.

Apabila Anda lihat, sistem peternakan kambing tradisional memiliki desain kandang yang cukup sederhana tanpa memakan waktu lama, karena kambing bisa juga bebas untuk digembala.

Berbeda halnya dengan desain kandang kambing modern. Kandang modern cocok diterapkan pada lahan yang terbatas, dan harus ada beberapa kriteria yang baik untuk membangun kandang kambing modern.

 

Jarak kandang kambing minimal 10 meter dari rumah agar tidak mengganggu aktivitas rumah tangga sehari-hari dan tetangga. Buatlah desain panggung dengan kolong yang tingginya sekitar 1 meter.

Di bawah kolong kandang, pasang terpal atau lapisan yang menampung kotoran kambing, agar tidak mencemari tanah.

Usahakan lapisan tersebut bisa dibersihkan dengan mudah dan dapat dijadikan sebagai saluran yang menuju ke lubang atau tempat pembuangan di tepi kandang khusus untuk tempat kotoran kambing.

Ukuran kandang kambing harus sesuai dengan jumlah kambing dan pisahkan kambing jantan dengan kambing betina. Serta buat tempat pakan dengan tinggi sebahu kambing dewasa di tepi kandang.

Cara Sukses Ternak Kambing 08 Ternak Kambing 8 - Finansialku

[Baca Juga: Film Margin Call (2011) Memberikan Pelajaran Berharga Tentang Keuangan! Check It Out!]

 

#3 Pembibitan Kambing

Pilih bibit kambing yang baik dengan ciri-ciri, yakni kambing berumur 8 sampai 12 bulan dengan ukuran normal, bulunya bersih mengkilap.

Garis pinggang dengan garis punggung harus lurus. Pilih yang sehat, tidak cacat, tidak buta, hidung dan anus bersih.

Cara Sukses Ternak Kambing 09 Ternak Kambing 9 - Finansialku

[Baca Juga: Mari Pelajari Komoditas Ekspor Indonesia yang Ada Dalam Investasi]

 

#4 Pilih Pakan Kambing Berkualitas

Pada umumnya makanan kambing adalah tanaman hijau seperti rerumputan, dan daun-daunan. Daun legume dan daun-daunan hijau termasuk rumput yang sebaiknya dijemur di bawah terik matahari terlebih dulu sekitar 2-3 jam.

Namun, pakan seperti ini kurang memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan kambing.

Tambahkan makanan lain seperti bekatul, ampas tahu, dan ketela pohon yang dicacah terlebih dulu. Konsentrat ini sangat bermanfaat untuk penggemukan kambing dan kaya akan nutrisi, gizi, serta serat vitamin.

Tetapi pakan hijau harus tetap diberikan karena sistem pencernaannya lebih berfungsi dengan baik untuk mencerna tanaman hijau.

Pemberian pakan adalah hal utama yang lebih penting dibandingkan dengan yang lainnya karena sangat menentukan kualitas panen kambing nantinya.

Berilah pakan pada kambing 2x sehari, yakni pagi pukul 08.00 dan sore pukul 15.00. Berilah pakan tumbuhan hijau sebagai makanan pokok, sementara konsentrat hanya sebagai tambahan.

Beri juga vitamin untuk menambah daya tahan tubuh dan mengurangi bau kotorannya.

Cara Sukses Ternak Kambing 10 Ternak Kambing 10 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Mendorong Pemasaran Online Pada Bisnis Waralaba (Franchise) Anda?]

 

#5 Panen Kambing

Usia kambing yang siap panen adalah ketika kambing sudah menginjak usia dewasa, yakni sekitar 8-12 bulan.

Panen kambing bisa dilakukan per tahun. Usahakan masa panen kambing per tahun bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha agar keuntungan yang didapatkan lebih banyak.

 

Perhitungan Keuntungan dari Bisnis Ternak Kambing

Menghitung keuangan untuk berbagai jenis usaha memang sangat diperlukan untuk menghindari kerugian dalam hal pendapatan atau untung.

Begitupun dengan usaha ternak kambing, yang bisa juga merugikan jika Anda tidak dapat memperhitungkan setiap pengelolaan keuangan dengan baik dan benar.

 

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat asumsi dasar dana yang dibutuhkan untuk memulai usaha ternak kambing. Berikut contoh asumsi dana dan keuntungan dalam mengawali usaha ternak kambing

Modal awal bisa diperkirakan dengan jumlah bibit anakan kambing 5 ekor, satu ekor diperoleh dengan harga Rp600.000 sehingga total jumlahnya adalah Rp3.000.000. Kemudian berikut ini adalah biaya lainnya yang dibutuhkan.

  • Pembuatan kandang sederhana: Rp1.000.000.
  • Pakan hijau per bulan untuk tiap kambing, Rp60.000 x 5 = Rp300.000.
  • Pakan konsentrat per bulan, Rp150.000 x 5 = Rp750.000.
  • Lain-lain: Rp1.000.000.
  • Jumlah dana yang dihabiskan: Rp6.050.000.

 

Kemudian hitung perkiraan untung kambing yang dijual per tahun pada saat Idul Adha.

  • Harga jual kambing musim hari raya: Rp2.500.000 x 5 ekor = Rp12.500.000.
  • Keuntungan: Rp12.500.000 – Rp6.050.000 = Rp6.450.000.

 

Rencanakan Usaha Ternak Kambing dengan Aplikasi Finansialku

Setiap usaha memerlukan perencanaan yang matang dan detail, khususnya untuk memulai usaha ternak kambing. Perencanaan keuangan yang matang dapat membuat kegiatan usaha Anda lebih tertata dan terarah.

Kondisi ekonomi saat ini yang mempengaruhi suksesnya usaha Anda pun harus dipahami untuk meminimalisasi berbagai hambatan yang mengancam bisnis Anda.

Aplikasi Finansialku adalah solusi dari berbagai kekhawatiran yang dimiliki oleh para pemula yang ingin membuka usaha bisnis untuk pertama kalinya.

Tanpa perlu perhitungan yang rumit untuk mengetahui inflasi dan ancaman keuangan di masa mendatang, Anda bisa mengetahui secara praktis melalui aplikasi ini. Cukup dengan modal smartphone serta kuota internet yang memadai.

Kemudian jangan lupa untuk download aplikasi ini secara gratis di Google Play Store.

 

Setelah itu bukalah aplikasi ini dan pilih fitur “Rencana keuangan” yang di dalamnya terdapat pilihan untuk usaha yang sedang Anda jalani, dan apakah bisnis itu masih dalam proses atau sudah terwujud.

Untuk pemula bisnis, pilih menu “Dalam Proses” dan pilih tombol berbentuk bulat di pojok kanan bawah. Pilih “Dana Membeli Barang” untuk memperhitungkan biaya investasi yang harus Anda keluarkan untuk bisnis ternak kambing.

Cara Sukses Ternak Kambing 11 Aplikasi 1 - Finansialku

Tampilan Aplikasi Finansialku

 

Isi kolom sesuai perintah, kemudian klik “Hitung”. Hasilnya akan menunjukkan jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk menutupi biaya yang telah digunakan sebagai modal awal.

Cara Sukses Ternak Kambing 12 Aplikasi 2 - Finansialku

Tampilan Aplikasi Finansialku

 

Modal awal ternak kambing sebesar Rp6.050.000 akan dihitung dengan besar anggaran yang Anda miliki sekarang. Investasi yang harus ditanam adalah hasil dari pengurangan anggaran dengan modal awal.

Itulah cara menggunakan Aplikasi Finansialku dalam membuat rencana keuangan untuk usaha ternak kambing. Mudah dan praktis bukan?

 

Ternyata, beternak kambing memang sangat prospektif! Tuliskan pertanyaan dan tanggapan Anda pada kolom komentar yang sudah disediakan di bawah.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini pada rekan sesama peternak pemula dan manfaatkan juga Aplikasi Finansialku untuk mempermudah usaha Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 10 Agustus 2016. Begini Cara Beternak Kambing Bisa Untung Rp 900 Ribu/Ekor. Industri.bisnis.com – https://goo.gl/JNgri8
  • Admin. 2 Desember 2017. Cara Ternak Kambing Modal Rp 5 Juta yang Cepat Berhasil. Investasiuntung.com – https://goo.gl/wJXugQ
  • Ilmiawan Reza. Cara Ternak Kambing Modern, Jawa, Etawa, Gibas terlengkap Untuk Pemula. Sumbercenel.com- https://goo.gl/6p54zc

 

Sumber Gambar:

  • Ternak Kambing 1 – https://goo.gl/cEgWgM
  • Ternak Kambing 2 – https://goo.gl/jhPoVh
KATEGORI ARTIKEL