Wah, Ini Akibatnya Jika Anda Terlalu Akrab dengan Atasan

Wah, Ini Akibatnya Jika Anda Terlalu Akrab dengan Atasan

Urusan dengan atasan kini tak lagi identik dengan kesan kaku. Sudah banyak atasan yang berhasil berbaur dengan bawahan hingga diterima dengan baik. Bahkan, tak jarang pula ada bawahan yang terlihat terlalu akrab dengan atasan selayaknya sahabat. Di satu sisi, mungkin hal tersebut menunjukkan keluwesan dalam bergaul.

Namun sebenarnya banyak pula akibat lain yang ditimbulkan jika Anda terlalu akrab dengan atasan.

Ingin tahu lebih banyak tentang akibat-akibat tersebut?

Tak Banyak Mendapatkan Saran tentang Karier

Sumber : NY Post

Atasan yang bijaksana biasanya tak pelit berbagai ilmu tentang karier. Anda pun bisa mendapatkan banyak saran yang bersifat membangun. Tetapi tidak demikian halnya jika Anda terlalu akrab dengan atasan. Karena atasan mungkin menganggap Anda seperti sahabat. Sehingga atasan sudah tidak terlalu fokus dengan urusan karier bersama Anda.

Baca Juga: Ingin Dekat dengan Atasan Tanpa Kesan Menjilat? Ini Solusinya!

Anggapan Negatif dari Rekan Kerja

Sumber : The Conversation

Keakraban dengan atasan memang bisa menimbulkan anggapan negatif dari rekan kerja. Kemungkinan besar rekan kerja akan menganggap Anda sebagai sosok manipulatif yang suka menjilat. Apalagi bila akhirnya atasan lebih sering mempercayakan proyek penting kepada Anda. Bisa-bisa Anda malah dijauhi rekan kerja karena terlalu akrab dengan atasan.

Hubungan Kerja Jadi Terlalu Santai

Sumber : SSL Top Shape

Kadang kala, Anda membutuhkan arahan dan kritik serius terkait dengan pekerjaan. Agar Anda termotivasi untuk memperbaiki kesalahan saat bekerja. Sayangnya, atasan yang terlalu akrab dengan Anda tidak menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang serius. Pembahasan tentang pekerjaan mungkin jadi terlalu santai dan penuh dengan canda. Sehingga Anda dan rekan kerja lainnya tidak bisa menangkap esensi pekerjaan yang mesti diselesaikan. Hal ini harus disikapi secara tepat supaya urusan pekerjaan kembali profesional.

Terpaksa Bertemu di Luar Jam Kerja

Ketika Anda sudah terlalu akrab dengan atasan, Anda pasti sungkan menolak ajakan bertemu di luar jam kerja. Atasan Anda pun jadi sering mengajak Anda bertemu di luar jam kerja untuk membahas pekerjaan. Padahal Anda tetap membutuhkan privasi dan waktu istirahat di luar jam kerja. Inilah sebabnya hubungan kerja dengan atasan harus tetap profesional. Supaya Anda tidak perlu ragu menyisihkan urusan pekerjaan di luar jam kerja.

Berhubungan baik dengan atasan memang baik. Tetapi jangan sampai terlalu akrab dengan atasan malah membuat Anda mengalami banyak hal-hal negatif. Anda tentu tak mau kan terlibat dalam urusan politik kerja hanya karena keakraban Anda dengan atasan?

KATEGORI ARTIKEL