Polling: Menurut Anda, Apa Tanda Bisnis yang Berhasil?

Polling: Menurut Anda, Apa Tanda Bisnis yang Berhasil?

Menurut Anda, apa sih tanda bisnis yang berhasil itu? Tentunya setiap orang memiliki pendapat berbeda. Penasaran?

Saya juga penasaran nih. Yuk isi pollingnya dan simak ulasannya di Finansialku berikut ini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Polling: Menurut Anda, Apa Tanda Bisnis yang Berhasil?

Apakah terdapat formula dari sebuah bisnis yang berhasil? Apa betul semua miliarder mengambil langkah yang sama dalam menempuh kesuksesannya? Bisakah kita mempelajarinya?

Tentunya setiap orang memiliki caranya sendiri dalam membangun sebuah bisnis, meski banyak yang bisa kita petik dari sana.

Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah konsep keberhasilan atau kesuksesan setiap orang sama?

Polling Menurut Anda, Apa Tanda Bisnis yang Berhasil 02 Bisnis Berhasil 2 - Finansialku

[Baca Juga: Jembatan Menuju Kebebasan Finansial: Berpindah dari Sisi Kiri ke Sisi Kanan Kuadran]

 

Untuk menjawab pertanyaan itu, Finansialku melakukan sebuah polling untuk mencari tahu apa sih tanda bisnis yang berhasil menurut Anda.

Berikan jawaban Anda dengan langsung isi polling-nya berikut ini ya:

 

Menurut Anda, Apa Tanda Bisnis yang Berhasil?

  • Pengeluaran dan pendapatan seimbang
  • Karyawan diberikan upah yang layak
  • Kepuasan Konsumen
  • Menghasilkan laba yang nyata
  • Dapat melihat peluang sukses di tengah-tengah masalah
  • Memiliki tujuan finansial yang jelas
  • Work smart, not hard
  • Lain-lain, silahkan berikan jawaban Anda di kolom komentar
Vote to see resultsVote

 

Nah, setelah mengisi polling-nya, saya yakin Anda penasaran kan mengenai tanda bisnis yang berhasil ini?

Untuk itu, Finansialku akan menjabarkan mengenai apa tanda bisnis yang berhasil berikut ini:

 

Indikator Bisnis yang Berhasil

Seperti apa bisnis yang berhasil itu? Tentu pertanyaan ini akan menghasilkan jawaban yang berbeda-beda. Terbukti dari variasi jawaban polling yang Finansialku kumpulkan sebelumnya.

Ada yang mengartikan sukses itu bisa mencapai kemandirian dalam bisnis, atau mampu menghasilkan uang banyak, dan lain sebagainya.

Polling Menurut Anda, Apa Tanda Bisnis yang Berhasil 03 Bisnis Berhasil 3 - Finansialku

[Baca Juga: Kebebasan Finansial Bukan Berarti Kaya dan Bebas Utang Lho! Tapi…]

 

Namun meskipun tidak ada rumus pasti dalam sebuah bisnis yang berhasil, tentunya Anda bisa melihat indikasi-indikasinya. Berikut tiga indikator agar bisnis Anda bisa berhasil atau meraih sukses:

 

#1 Mencapai BEP

Titik impas  atau break even point (BEP) adalah sebuah kondisi atau titik dimana biaya atau pengeluaran dan pendapatan seimbang, sehingga tidak terdapat kerugian atau keuntungan dalam suatu bisnis.

Umumnya pebisnis akan menggunakan sebuah analisis titik impas untuk mengetahui kondisi ini. Mengapa? Karena pencapaian BEP atau titik impas memang salah satu indikator bisnis yang berhasil.

Sederhananya titik impas menunjukkan tingkat penjualan dalam volume unit untuk mengimbangi semua biaya tetap. Dengan demikian jelas bahwa keuntungan baru akan datang setelah Anda telah mencapai titik impas ini.

 

Untuk dapat menghitung titik impas ini, harus diperhatikan lebih dulu hal-hal berikut ini supaya bisa ditentukan dengan pasti, yakni:

  • Tingkat laba yang menjadi target dalam suatu periode
  • Kapasitas produksi yang tersedia
  • Besarnya biaya yang wajib dikeluarkan, misalnya biaya tetap dan biaya variabel.

 

Kemudian Anda bisa memanfaatkan 2 rumus berikut ini dalam menentukan BEP:

  1. Rumus Break Even Point Dasar Point

Cara menghitung berapa unit jumlah barang atau jasa yang harus diproduksi untuk memperoleh titik impas.

BEP = FC / (P-VC)

 

  1. Rumus Break Even Point Dasar Penjualan

Cara menghitung berapa rupiah nilai penjualan yang harus diterima untuk memperoleh suatu titik impas:

FC/ (1 – (VC/P))*

 

Penghitungan (1 – (VC/P)) seringkali juga dinamakan dengan istilah Margin Kontribusi Per Unit.

 

Keterangan:

  • BEP: Break Even Point
  • FC: Fixed Cost
  • VC: Variabel Cost
  • P: Price per unit
  • S: Sales Volume

 

#2 Memberikan Upah yang Layak Pada Karyawannya

Selain pencapaian BEP, tentunya Anda perlu tahu bahwa kesuksesan atau keberhasilan sebuah bisnis tidak terlepas dari sumber daya manusianya.

Setiap orang bekerja dengan harapan terdasar, yakni memperoleh imbalan atas upaya yang telah mereka keluarkan untuk mencapai tujuan organisasi dan tujuan mereka sendiri.

Dengan demikian, bisnis yang berhasil adalah bisnis yang bisa bekerja sama dengan sumber daya manusianya untuk mencapai tujuan dengan kepuasan masing-masing.

10+ Contoh Slip Gaji Karyawan Perusahaan 03 Slip Gaji 3 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Sukses dan Menjadi Orang Kaya? Awali Dengan Menerapkan Prinsip Dasarnya Terlebih Dahulu]

 

Tahap ini memang belum menunjukkan kemampuan untuk menghasilkan laba dan investasi.

Kebanyakan bisnis kecil hanya sampai indikator ini, penghasilan yang didapat hanya cukup untuk menghasilkan upah yang layak saja. Tapi tahap ini adalah tahap yang penting. Mengapa?

Jika karyawan tidak memperoleh upah yang memadai, maka ada kecenderungan tertentu yang muncul. Misalnya saja sebagai berikut:

  • Keinginan untuk mencari imbalan yang lebih;
  • Berkurangnya rasa tertarik pada diri pegawai akan pekerjaannya
  • Mencari pekerjaan sambilan di tempat lain, sehingga mutu pekerjaannya berkurang
  • Mogok kerja;
  • Keluhan-keluhan;
  • Mencari pekerjaan lain dengan tawaran kompensasi lebih tinggi

 

Kesimpulannya, bisnis baru akan dibilang berhasil jika bisa meminimalkan kecenderungan negatif tadi dengan upah yang memadai. Dengan demikian karyawan akan merasakan kepuasan dan kenyamanan dalam bekerja disana.

 

Sebagai informasi bagi Anda, kepuasan konsumen ini bukan hanya menguntungkan bagi konsumen saja.

Sebagai perusahaan hal ini juga penting, karena Anda bisa meminimalkan biaya yang muncul akibat dampak ketidakpuasan kerja.

Sebagai contohnya adalah ketidakpuasan dalam hal upah bisa mengakibatkan kecenderungan tertentu, salah satunya adalah karyawan mencari pekerjaan lain dengan tawaran kompensasi lebih tinggi.

Artinya, jika tingkat kompensasi tidak cukup bersaing, beberapa karyawan akan keluar. Nah, turnover yang tinggi artinya peningkatan biaya dalam manajemen sumber daya manusia.

Anda perlu mengeluarkan uang lebih untuk perekrutan baru dan pelatihan karyawan baru. Hal ini tentunya merugikan perusahaan, jadi penting bukan untuk memberikan upah yang layak bagi karyawan Anda?

 

#3 Menghasilkan Laba yang Nyata

Indikator yang ketiga tentunya sudah sangat umum di telinga para pebisnis. Siapa saja tahu bahwa bisnis baru dikatakan berhasil saat bisa menghasilkan laba yang nyata (realized profit) dalam menjalankan bisnis tersebut.

Dengan hasil tersebut Anda bisa berinvestasi dalam berbagai bisnis yang lain, sehingga bisnis Anda terus berkembang.

Oleh karena itulah banyak perusahaan yang memanfaatkan manajemen laba nyata, untuk dapat memperoleh laba semaksimal mungkin.

 

Bagaimana Cara Menghasilkan Bisnis yang Berhasil?

Bagaimana? Sudahkah bisnis Anda menunjukkan 3 indikator bisnis yang berhasil di atas? Jika belum, jangan khawatir. Anda pun bisa mengubah keadaan dengan beberapa cara berikut:

 

#1 Mengadopsi Pola Pikir Sukses

Orang yang sukses mampu melihat dunia dan berpikir dengan caranya sendiri.

Dimana kebanyakan orang cenderung melihat masalah, mereka malah melihat peluang sukses di tengah-tengah masalah itu.

Saat orang lain menyatakan kegagalan, orang yang sukses malah melihat pelajaran berharga untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi.

Setiap pola pikir akan mempengaruhi cara Anda berpikir, kemudian juga berujung pada bagaimana Anda bertindak.

Tanpa dimulai dengan pola pikir sukses, selamanya Anda tidak akan bisa melihat peluang di sekitar Anda. Hanya dengan menerapkan pola pikir inilah persepsi Anda terhadap dunia akan berubah total.

Setelah Anda mengadopsi pola pikir ini, Anda akan menyadari bahwa terdapat sangat banyak peluang kesuksesan di sekitar Anda. Bahkan Anda bisa melihat peluang yang tidak Anda sadari sebelumnya.

Jangan pernah takut untuk mengubah pola pikir, selama Anda mengadopsi pola pikir yang benar. Serta tidak ada kata terlambat untuk berubah, Anda juga bisa mencobanya sekarang!

 

#2 Membuat Tujuan Finansial yang Jelas

Jarang sekali kesuksesan datang karena kebetulan. Kesuksesan biasanya dimulai dari sebuah tujuan yang jelas.

Pada satu titik dalam hidupnya, calon pebisnis sukses selalu memiliki tujuan untuk sukses. Mereka mengetahui apa yang ingin dituju dengan jelas.

Sekarang coba saya bertanya kepada Anda, apakah Anda sudah memiliki tujuan finansial? Coba tuliskan apa tujuan Finansial Anda pada kolom komentar di bawah.

Kebanyakan orang yang saya tanyakan pertanyaan yang sama akan menjawab, “Menjadi kaya, punya uang sebanyak yang saya bisa peroleh.” Sayangnya jawaban seperti ini kurang spesifik sehingga cenderung menghambat rencana Anda.

Menurut Anda, jawaban seperti apa yang sebenarnya tepat?

Mari kita berandai-andai:

Andaikan saja Anda memiliki upah 5.000.000 rupiah per bulan, dan memiliki target yang jelas, misalkan Anda ingin mengumpulkan 50.000.000 rupiah per tahun. Tentu Anda jadi terbayang rencana keuangan seperti apa yang harus Anda buat.

Jika Anda bisa membuat tujuan finansial yang jelas dan spesifik, mengapa malah membuat target yang mengawang-awang?

Hanya jika Anda tahu tujuan finansial secara spesifiklah Anda bisa membuat rencana keuangan dengan strategi yang tepat juga.

Tidak peduli bagaimana kondisi keuangan Anda sekarang, Anda bisa sukses selama Anda menggunakan strategi yang tepat.

Tetapi, sebelum membuat sebuah tujuan yang jelas, Anda tentunya harus tahu posisi keuangan Anda saat ini.

Aplikasi Finansialku memiliki fitur untuk mengecek kesehatan keuangan Anda. Dengan demikian Anda bisa mengetahui kondisi keuangan Anda sekarang sebagai dasar membuat tujuan yang jelas dan feasible.

Dengan demikian Anda juga bisa membuat tujuan finansial layaknya miliarder.

Untuk mengecek kesehatan keuangan, Anda bisa menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku. Aplikasi Finansialku dapat dengan mudah Anda download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

 

#3 Membuat Perencanaan Keuangan

Setelah Anda membuat tujuan yang jelas dan spesifik serta feasible, kini Anda siap melangkah lebih jauh lagi.

Anda siap untuk membuat perencanaan keuangan yang efektif demi mencapai tujuan yang sudah ditetapkan tadi. Hanya dengan sebuah rencana, tujuan menjadi mungkin. Hanya dengan tindakan, tujuan bisa jadi kenyataan.

Mari kita gunakan contoh kasus yang tadi sudah digunakan, andaikan Anda memiliki upah 5.000.000 rupiah per bulan, dan memiliki target ingin mengumpulkan 50.000.000 rupiah per tahun.

Dari angka tersebut Anda bisa menghitung berapa banyak yang perlu Anda tabung setiap bulan.

Jika memang Anda tidak sanggup membiayai hidup dari sisa penghasilan, maka Anda perlu mencari cara yang lebih baik dari sekedar menabung.

Misalnya saja Anda bisa mencari jenis investasi dengan tingkat pengembalian yang sesuai. Lakukan benchmarking untuk membuat rencana keuangan yang konkrit.

Pada tahap ini Anda dipaksa untuk membuat rencana yang cerdas, sehingga Anda bekerja dengan cerdas juga, bukan bekerja keras saja. Seperti kata pepatah:

“Work smart, not hard”

 

Apabila Anda memang kesulitan membuat rencana keuangan dan masih bingung akan jenis investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan ragu untuk meminta bantuan perencana keuangan, misalnya Finansialku.

Perencana keuangan Finansialku selalu siap membantu Anda dengan fakta-fakta keuangan yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Anda bisa dengan mudah menggunakan fitur Tanya Jawab pada Aplikasi Finansialku.

Fitur Tanya Jawab ini dapat menghubungkan Anda dengan Perencana Keuangan Finansialku (CFP), Anda dapat upgrade Premium dengan membayar Rp350.000 per tahun atau gunakan kode referral POTONG50RIBU sehingga Anda hanya perlu membayar Rp300.000 per tahun.

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Jadi, Apakah Anda sudah Siap menjalani Bisnis yang Berhasil?

Setelah Anda membaca artikel ini, mungkin Anda berpikir, ternyata Anda sudah mengetahui apa saja tanda bisnis yang berhasil.

Tetapi jika semua orang tahu, mengapa hanya sedikit yang berhasil menjadi sukses dan memiliki bisnis berhasil tersebut?

Jawabannya adalah: karena mayoritas hanya membaca artikel ini tanpa ada tindakan lebih lanjut.

Dengan kata lain, mereka hanya mempelajari isinya, namun tidak mengaplikasikannya. Yuk segera aplikasikan tipsnya. Dengan demikian, Anda bisa mengubah keadaan.

Ubah seluruh rencana di kepala Anda menjadi kenyataan maka Anda juga bisa menjadi orang sukses dengan bisnis yang berhasil!

Kemudian, penting juga bagi Anda untuk memperhatikan keuangan pribadi dan bisnis. Anda bisa membaca ebook Pentingnya mengelola keuangan Pribadi dan Bisnis di bawah ini secara GRATIS, selamat membaca.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai tanda bisnis yang berhasil lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda.

Bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Hernawan. 2 Januari 2013. 3 Indikator Sukses Dalam Berbisnis. Marketing.co.id – https://goo.gl/6qm7mC
  • Admin. Pengertian Break Even Point, Rumus, Komponen, Cara Menghitung, Contoh Terlengkap. Seputarpengetahuan.co.id – https://goo.gl/N4h5yP
  • usu.ac.id – https://goo.gl/h41azR
  • Adam Khoo. 2006. Secrets of Self-Made Millionaires (How You Can Create an Extraordinary Income and Build a Million-Dollar Net Worth… Starting from Scratch).

 

Sumber Gambar:

  • Bisnis Berhasil – https://goo.gl/XHaHb9
  • Bisnis Berhasil 2 – https://goo.gl/hSZ963
  • Bisnis Berhasil 3 – https://goo.gl/rK62wx

 

KATEGORI ARTIKEL