Startup Lomba Mahasiwa Didukung 100 Volunteer

Startup Lomba Mahasiwa Didukung 100 Volunteer

youngster.id - Riset menunjukkan tingkat kemampuan berkompetisi mahasiswa akan berkorelasi linear dengan kemampuan akademiknya. Untuk mendorong mahasiswa turut aktif berkompetisi dan berinovasi sekelompok mahasiswa Fisipol UGM mendirikan startup platform pendidikan bernama Lomba Mahasiswa.

Mereka adalah Adhika Trisliantama, Muhammad Rilo Nugroho, Fathin Difa Robbani dan Joseph Prabandaru.  Lewat startup ini, mereka terus berusaha untuk mengembangkan berbagai project demi mendorong startup ini agar semakin menebar manfaat bagi masyarakat.

“Kami mendorong para mahasiswa untuk menciptakan inovasi dan kreativitas untuk mencapai sebuah visi yakni memajukan dunia pendidikan di Indonesia, terutama melalui perlombaan dan kompetisi yang berpotensi meningkatkan kemampuan diri dan melatih soft skill,” kata Andhika dalam keterangannya, Senin (15/4/2019) di Yogyakarta.

Startup Lomba Mahasiswa ini membuka rekrutmen Volunteer bagi mahasiswa-mahasiswi di seluruh Indonesia. Pada 1 – 11 April lalu. Lebih dari 100 volunteer berhasil diperoleh dan berkesempatan belajar serta membantu startup Lomba Mahasiswa.

Para Volunteer yang berasal dari berbagai kampus di Yogyakarta dan sekitarnya ini pun dengan semangat mendengarkan pemaparan dari Rilo dan Andhika, dua mahasiswa Departemen Politik Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM ini.

Rilo menjelaskan bahwa Lomba Mahasiswa memiliki visi untuk menjadi platform pendidikan terbesar dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia. “Menurut riset tingkat kemampuan berkompetisi mahasiswa akan berkorelasi linear dengan kemampuan akademiknya. Oleh karena itu Lomba Mahasiswa akan terus mendorong pengembangan semangat kompetisi bagi mahasiswa,” katanya. Dia berharap bahwa nantinya para Volunteer yang bersinergi dengan Lomba Mahasiswa adalah keluarga besar yang saling membantu memajukan kondisi pendidikan di Indonesia.

Sementara Adhika yang juga merupakan inisiator dari Lomba Mahasiswa menyatakan bahwa terdapat beberapa masalah di dunia kompetisi dan perlombaan di indonesia. Salah satunya belum terdapatnya database perlombaan, database mahasiswa yang berprestasi mengikuti perlombaan. Dan juga mediator pendanaan yang memudahkan mahasiswa atau anak-anak muda Indonesia untuk mengikuti perlombaan, baik itu di dalam negeri atau di luar negeri. “Maka Lomba Mahasiswa akan hadir menjadi solusi yang dekat bagi generasi millenial, terutama kalangan mahasiswa dan pelajar,” ujarnya.

Dalam Volunteer pertama ini Lomba Mahasiswa membaginya ke dalam empat divisi yakni Customer Relationship (Hubungan Masyarakat), Business Development (Pengembangan Bisnis), Media (Design dan Publikasi), dan Web Development (Pengembangan Web). Keempat divisi ini akan saling berkolaborasi menciptakan platform web yang multifungsi dalam menyelenggarakan perlombaan. Lomba Mahasiswa saat ini berjalan di platform Instagram dan LINE yang dapat diakses di @lomba_mahasiswa dengan followers lebih dari 7500, serta di platform LINE yang dapat diakses di @uuk6825y.

STEVY WIDIA

KATEGORI ARTIKEL