Quiz: Para Entrepreneur, Apakah Anda Seorang Bos atau Seorang Pemimpin?

Quiz: Para Entrepreneur, Apakah Anda Seorang Bos atau Seorang Pemimpin?

Apakah Anda termasuk dalam kategori seorang bos atau seorang pemimpin? Tentunya setiap entrepreneur memiliki gaya memimpinnya masing-masing.

Penasaran nih, apa sih perbedaan keduanya? Yuk cari tahu jawabannya disini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Quiz: Anda termasuk Entrepreneur yang Seperti Apa?

Setiap orang tentunya memiliki gaya kepemimpinannya masing-masing. Terutama seorang atasan yang memiliki sebuah wewenang tertentu dalam perusahaan, pasti mereka bebas mengemukakan pendapatnya dan tindakannya.

Namun, di samping kebebasan ini ada satu poin yang penting, yaitu saat seorang atasan bisa membimbing karyawannya ke arah yang lebih baik.

Pada artikel kali ini, saya ingin mengajak Anda untuk mencari tahu tipe entrepreneur seperti apakah Anda. Apakah Anda seorang bos atau justru seorang pemimpin?

Nah, dalam kesempatan kali ini Finansialku mengajak Anda bermain sebuah quiz. Anda bisa mengetahui apakah Anda adalah seorang bos atau pemimpin dari quiz berikut ini.

 

Rules:

  1. Bayangkan kepribadian dan sifat Anda.
  2. Jawablah YA atau TIDAK, sesuai dengan gambaran diri atau preferensi Anda dalam 10 deskripsi berikut ini.
  3. Hitung jumlah jawaban YA yang Anda peroleh.

 

Mari mulai!

 

Bos vs Pemimpin

Memang apa bedanya sih bos dengan pemimpin? Toh keduanya memimpin bawahannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Ternyata tidak selalu demikian, yuk kita simak apa bedanya bos dan pemimpin melalui perbandingan berikut ini:

 

#1 Pemimpin Lebih Suka Mengatakan “Kami atau Kita”, Bos Lebih Suka Mengatakan “Saya”

Sudah menjadi tugas seorang atasan untuk mendelegasikan sebuah tugas atau tanggung jawab kepada bawahannya.

Namun seorang pemimpin adalah dia yang selalu mengerjakan dari titik nol bersama-sama dan menghasilkan sebuah hasil bersama-sama pula.

Mereka tidak pernah memanfaatkan bawahannya hanya untuk kepentingan dirinya semata, mereka berjuang untuk mengajak bawahannya ikut berkembang.

Dengan demikian mereka akan jauh lebih sering mengatakan “kita atau kami” ketimbang “saya”. Pemimpin selalu menganggap dirinya dan bawahannya adalah satu kesatuan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Quiz Para Entrepreneur, Apakah Anda Seorang Bos atau Seorang Pemimpin 02 Pemimpin 2 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Pemimpin Memotivasi Karyawan yang Bosan dan Tidak Semangat Bekerja!]

 

Sedangkan, tindakan bos ialah dia yang memberi tugas hanya untuk kepentingan sendiri yang terkadang bisa dilakukannya sendiri.

Dia terkadang menganggap dirinya tidak sepadan dengan bawahannya sehingga lebih senang mengatakan “saya” ketimbang “kita atau kami”.

 

#2 Pemimpin Membangun Bawahannya untuk Maju, Bos hanya ‘Menggunakan’ Mereka

Apakah Anda mau membantu karyawan Anda untuk bisa terus berkembang dan menjadi individu yang lebih baik?

Selamat, Anda adalah seorang pemimpin yang siap membawa karyawan Anda selangkah lebih maju. Anda sudah berada di jalur yang benar dalam menuju kesuksesan.

Kebalikannya, apakah Anda merasa diri Anda tidak pernah mempedulikan karier Anda dan hanya melulu memberikan tugas yang bejibun banyaknya? Jika iya, maka kemungkinan besar Anda termasuk dalam kategori seorang bos.

Seorang bos tidak akan memikirkan masa depan karyawannya, mereka hanya akan asal menyuruh dan terima beres dengan masing-masing pekerjaan yang diberikan.

 

#3 Bos hanya Memerintah dan Memarahi, Pemimpin Membantu dan Memberikan Feedback yang Baik

Perbedaan ketiga dari bos dan pemimpin adalah bos umumnya ditakuti oleh bawahannya. Hal ini disebabkan kecenderungan mereka untuk memerintah dan memarahi, terutama saat anak buahnya melakukan kesalahan.

Sedangkan pemimpin adalah mereka yang justru turun tangan untuk membantu apabila bawahannya melakukan kesalahan.

Mereka tidak akan segan mengarahkan bawahannya untuk menjadi lebih baik lagi, karena inilah yang selalu diinginkan perusahaan: sumber daya manusia yang lebih baik dan terus berkembang.

Pemimpin juga tidak suka memarahi, dan lebih suka memberikan feedback dengan kosakata yang baik dan dapat diterima. Dengan demikian, karyawannya pun tidak akan putus asa dan terus termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

 

#4 Bos Umumnya Malas Berkomunikasi dengan Bawahannya, Sedangkan Pemimpin Justru Senang Melakukannya

Jika Anda jarang berkomunikasi dengan karyawan Anda dan lebih memilih untuk berkomunikasi dengan mereka yang sederajat, maka Anda bisa dikategorikan sebagai bos.

Hal ini menunjukkan bahwa Anda tidak terlalu peduli dengan kehidupan dan masalah karyawan, Anda membatasi hubungan sebatas profesional dan hanya berkomunikasi sebatas hasil pekerjaan saja.

Quiz Para Entrepreneur, Apakah Anda Seorang Bos atau Seorang Pemimpin 03 Pemimpin 3 - Finansialku

[Baca Juga: Perbedaan Pemimpin yang Membangun dan Pemimpin yang Menghancurkan]

 

Sebaliknya, seorang pemimpin akan selalu berusaha mengenal bawahannya secara lebih mendalam. Berkomunikasi bukan hanya masalah pekerjaan, sehingga dapat meringankan beban bawahannya.

Jika Anda merasa ini tidak terlalu penting, maka Anda perlu tahu alasan mengapa komunikasi itu penting dalam sebuah perusahaan.

Adanya komunikasi akan meminimalkan perbedaan pendapat, membantu meringankan beban pikiran yang tertumpuk di benak karyawan, serta bisa membangun kerja sama yang lebih baik lagi dalam perusahaan.

Jadi, jangan ragu untuk berkomunikasi secara aktif dengan karyawan Anda dan menjadi pemimpin yang lebih baik lagi.

 

#5 Bos Lebih Senang Take Credit Ketimbang Memberikan Pujian, Sedangkan Pemimpin Kebalikannya

Perbedaan kali ini adalah mengenai sebuah penghargaan. Bos umumnya meminta sebuah penghargaan dari bawahannya, atau biasa disebut dengan take credit.

Bos senang saat dirinya diakui dan dianggap sebagai atasan yang baik, meski jika harus memanfaatkan hasil kerja bawahannya.

Sedangkan, seorang pemimpin akan memberi kesempatan bagi mereka yang mau berusaha dengan keras dan di setiap titik pekerjaan yang dilakukan, seberapa kecil itu.

Sang pemimpin akan menghargainya dengan sebuah penghargaan moril atau materi. 

 

#6 Pemimpin Memberikan Feedback Dengan Cara yang Benar, Sedangkan Bos Tidak

Karyawan umumnya menjelaskan alasan buruknya kinerja berdasarkan faktor lingkungannya, seperti kurangnya pelatihan, rekan kerja yang tidak mendukung, serta kurangnya dukungan dari atasan.

Oleh karena itulah, dibutuhkan energi yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku agar kinerja karyawan tetap berada di atas standar yang telah ditetapkan.

Energi ini dapat diperoleh dari sebuah feedback yang membangun, bukan yang mengkritik. Feedback membangun ini bisa Anda dapatkan dari seorang pemimpin.

Sebaliknya banyak bos yang salah kaprah dan menjadikan feedback sebagai sarana untuk menyerang kekurangan seseorang.

Di sinilah titik awal kesalahan terjadi, di mana tujuan awalnya adalah untuk meningkatkan motivasi seseorang, malah berubah menjadi menjatuhkannya.

Oleh karena itu, Finansialku mengajak Anda memahami pentingnya memberikan sebuah feedback dengan cara yang baik dan benar. Sehingga diharapkan bisa menyasar tujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan, yang dapat Anda simak dalam artikel berikut:

Quiz Para Entrepreneur, Apakah Anda Seorang Bos atau Seorang Pemimpin 04 Pemimpin 4 - Finansialku

[Baca Juga: Meningkatkan Kinerja Karyawan Bisa Dengan 4 Cara Memberi Feedback yang Benar]

 

#7 Bos Hanya Berpikir Dalam Jangka Pendek, Sedangkan Pemimpin Lebih Suka Berpikir dalam Jangka Panjang

Seorang bos lebih senang berpikir dan berencana hanya dalam jangka pendek. Mereka menginginkan hasil yang cepat dan proses yang instan. Sehingga hasil yang dituai pun kebanyakan tidak maksimal.

Berbeda dengan seorang pemimpin yang berpikir jangka panjang, dia berpikir mengenai risiko yang dialami. Dan seorang pemimpin yang baik akan selalu memiliki rencana A, B, C, D, dan lain-lain. 

Dengan demikian, pemimpin tidak mementingkan cepat dan instan saja, namun mencari hasil yang terbaik dari proses yang baik juga.

 

#8 Bos Tidak Suka Menerima Masukan dari Karyawannya, Sedangkan Pemimpin Justru Menerimanya dengan Lapang Dada

Seorang atasan yang tidak mau menerima masukan dan selalu menganggap dirinya yang paling benar, besar kemungkinan termasuk dalam kategori bos.

Bos umumnya tidak bisa menerima kesalahan, dan selalu menolak menerima masukan dari orang lain (termasuk bawahannya).

Sedangkan atasan yang baik alias pemimpin akan selalu terbuka dengan masukan dari bawahannya.

Hal ini dikarenakan dirinya sadar bahwa di atas langit masih ada langit, sehingga dirinya pun masih bisa terus berkembang menjadi lebih baik.

Pemimpin juga akan menerima ide-ide kreatif dan mengakui kesalahannya bila perlu. Hal ini mereka lakukan demi masa depan diri dan bawahannya yang lebih baik, serta untuk mencapai tujuan perusahaan dengan lebih maksimal pula.

           

 

#9 Bos Lebih Fokus Pada Hasil, Pemimpin Lebih Fokus Pada Proses

Jika Anda sering memarahi karyawan karena hasil yang kurang baik, maka Anda termasuk dalam kategori bos.

Hal ini dikarenakan bos cenderung memfokuskan pikirannya pada hasil, sehingga dirinya tidak peduli masalah apa yang Anda alami pada prosesnya. Yang penting baginya hanyalah hasil yang baik.

Sementara itu, pemimpin justru akan membimbing karyawannya dalam setiap prosesnya agar bisa memperoleh hasil yang maksimal. Anda menilai mereka berhak meminta atasan untuk memberikan solusi dan jalan yang lebih baik.

Hal ini dilakukan mereka agar Anda tahu dimana letak kesalahannya dan bisa meminimalkan waktu perbaikan jika ada kesalahan.

 

#10 Bos Memanfaatkan Kekuasaan, Pemimpin Menggunakannya dengan Bijak

Perbedaan selanjutnya dari bos dan pemimpin adalah bos umumnya ditakuti oleh karyawannya.

Hal ini disebabkan kecenderungan mereka untuk menggunakan kekuasaannya dengan semena-mena, terutama saat karyawannya melakukan kesalahan. Mereka tidak akan segan memarahi dan membentak-bentak karyawannya.

Sedangkan pemimpin adalah mereka yang justru bijak dalam menggunakan kekuasaannya. Saat karyawannya melakukan kesalahan, mereka justru akan turun tangan untuk membantu.

Mereka tidak akan segan mengarahkan bawahannya untuk menjadi lebih baik lagi, karena inilah yang selalu diinginkan perusahaan: sumber daya manusia yang lebih baik dan terus berkembang.

Pemimpin juga tidak suka memarahi, dan lebih suka memberikan feedback dengan kosakata yang baik dan dapat diterima. Dengan demikian, anak buahnya tidak akan putus asa dan terus termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

 

#11 Bos Tahu Cara Kerja, Pemimpin Menunjukkan Cara Kerja

Semua pemimpin tentunya ahli di bidangnya, hal ini tidak diragukan lagi. Karena keahlian inilah mereka bisa sukses dan menjadi atasan di sebuah bidang tertentu. Namun ternyata keahlian atau keterampilan ini juga bisa membedakan seorang bos dan pemimpin.

Bos biasanya tahu betul bagaimana harus mengerjakan sesuatu, dia paham mengenai bidangnya dengan baik. Namun, mereka hanya “tahu” cara kerjanya dan memerintah bawahannya secara verbal.

Sedangkan seorang pemimpin tahu bagaimana menunjukkan cara kerja tersebut kepada karyawannya secara langsung. Dengan demikian, karyawan memperoleh contoh nyata dalam pekerjaannya.

 

Jadi, Mana yang Anda Pilih: Jadi Bos atau Pemimpin?

Kesimpulan dari perbedaan-perbedaan di atas adalah:

  • Seorang bos adalah atasan yang mengutamakan jabatannya, memanfaatkannya untuk memperoleh hasil dari karyawannya. Umumnya mereka mengutamakan kepentingan diri atau perusahaan di atas kepentingan karyawannya.
  • Seorang pemimpin adalah atasan yang menggunakan jabatannya untuk memajukan perusahaan dan karyawannya. Mereka akan mengutamakan karyawannya karena menyadari pentingnya sumber daya manusia yang terus berkembang bagi perusahaan.

 

Sebagai seorang pemimpin Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting untuk kemajuan bisnis yang Anda jalankan. Salah satunya ialah mengelola keuangan Pribadi dan Bisnis Anda dengan baik.

Anda bisa membaca ebook Pentingnya mengelola Keuangan Pribadi dan bisnis dari Finansialku di bawah ini secara GRATIS, semoga membantu.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memilih untuk menjadi bos atau pemimpin? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda, Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Difference Between a Boss and a Leader. Thumbnails-visually.netdna-ssl.com – http://bit.ly/2P0sIA3

 

Sumber Gambar:

  • Pemimpin 1 – http://bit.ly/2Kp8elK
  • Pemimpin 2 – http://bit.ly/2UzA9Et
  • Pemimpin 3 – http://bit.ly/2UvbL6L
  • Pemimpin 4 – http://bit.ly/2UNZObw

 

KATEGORI ARTIKEL