Alasan, Keistimewaan dan Persiapan Menikah di Bulan Syawal

Alasan, Keistimewaan dan Persiapan Menikah di Bulan Syawal

Menikah di Bulan Syawal: Menikah adalah salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan. Saat dua orang manusia menikah, maka mereka dikatakan sudah menyempurnakan separuh agamanya.

Salah satu waktu dimana banyak orang menikah adalah pada bulan Syawal. Sebenarnya, apakah ada keutamaan tertentu untuk menikah di bulan Syawal?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Alasan, Keistimewaan dan Persiapan Menikah di Bulan Syawal

Setelah Ramadan berlalu, maka seluruh umat muslim merayakan Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal. Pada saat ini, banyak orang yang melakukan silaturrahim dan berbagai kegiatan lain.

Tapi, di samping merayakan lebaran, seorang muslim juga disunnahkan untuk melaksanakan puasa Syawal selama 6 hari yang dilakukan selama bulan Syawal.

Akan tetapi, ada juga sunnah lain yang dianjurkan untuk dilakukan pada saat bulan Syawal, yaitu menikah. Dan memang saat ini, bisa dibilang bulan Syawal juga merupakan bulan yang identik dengan pernikahan.

Nah, kenapa bulan Syawal menjadi bulan yang bagus untuk menikah?

 

Alasan Menikah di Bulan Syawal

Banyaknya orang yang menikah di bulan Syawal tentu saja bukan tanpa alasan. Khususnya jika Anda sudah menemukan pasangan hidup. Tidak ada salahnya juga untuk melangsungkan pernikahan pada bulan Syawal.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa menikah di bulan Syawal menjadi salah satu hal yang dianjurkan.

 

#1 Sunnah Nabi Muhammad

Menikah adalah sebuah ibadah yang baik untuk disegerakan. Jika Anda sudah bertemu dengan orang yang tepat, tidak ada salahnya untuk melaksanakan pernikahan pada bulan Syawal.

Anjuran ini juga diperkuat dengan adanya dalil berupa hadist dari Aisyah Radhiyallahu Anha, yang menceritakan:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menikahiku di bulan Syawal dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka istri-istri Rasulullah yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal.” (HR Muslim)

 

Dalam hadist ini diceritakan bahwa Nabi Muhammad menikahi Aisyah pada saat bulan Syawal. Selain itu, Aisyah juga lebih suka menikahkan para wanita pada saat bulan Syawal.

Mengikuti hadist ini, maka menikah pada saat bulan Syawal adalah salah satu sunnah Nabi Muhammad yang tidak ada salahnya untuk Anda ikuti.

 

#2 Menepis Mitos Masyarakat Jahiliyah

Pada masa jahiliyah sebelum kedatangan Islam di kota Makkah, ada banyak mitos-mitos yang dipercaya oleh masyarakat.

Orang-orang Makkah saat itu sangat mempercayai mitos-mitos tersebut sehingga terikat dengan mitos tersebut untuk melakukan sesuatu. Khususnya hal yang penting seperti pernikahan.

Ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa menikah di bulan Syawal hanya akan membawa kesialan kepada pasangan tersebut. Mitos ini muncul karena pada suatu waktu di bulan Syawal, ada sepasang unta yang ingin dikawinkan.

Keistimewaan dan Persiapan Menikah di Bulan Syawal 02 - Finansialku

[Baca Juga: Praktikkan! Gini Rahasia dan Cara Cerdas Siapkan Dana Pernikahan]

 

Akan tetapi, unta betina kemudian mengangkat ekornya sebagai tanda bahwa unta tersebut tidak mau dikawinkan. Tanda ini juga berarti bahwa unta jantan dilarang mendekati unta betina tersebut.

Berangkat dari sini, masyarakat Makkah menganggap bahwa para wanita juga harus menolak jika ingin dinikahkan pada bulan tersebut.

Sementara dalam Islam, seorang muslim tidak boleh percaya pada mitos atau kesialan yang dibawa oleh sesuatu. Sikap percaya kepada mitos ini dapat menggiring seseorang ke arah kesesatan bahkan bisa jatuh kepada keirihatian.

Karena itu, untuk mematahkan dan menghilangkan kepercayaan yang menyimpang itu, maka pernikahan pada bulan Syawal dijadikan sebagai ibadah. Dan pelaksanaan pernikahan di bulan Syawal juga menjadi suatu sunnah.

 

#3 Bulan Silaturrahmi

Selain itu, ada alasan lain mengapa pernikahan di bulan Syawal jadi istimewa, yaitu karena pada bulan ini terdapat hari lebaran dimana saat itu juga menjadi waktu silaturrahmi bagi umat Islam.

Menikah merupakan salah satu kegiatan baik yang dilakukan untuk menjalin silaturrahim. Dengan adanya ikatan pernikahan, maka hubungan antara dua keluarga juga semakin erat.

Atur Keuanganmu dan Kenali Pengeluaran Saat Lebaran yang Membahayakan 01 - Finansialku

[Baca Juga: IRIT! Cara Merencanakan Pernikahan Sendiri Supaya Makin Lengket Bareng Doi]

 

Dengan berbagai alasan tersebut, tak heran kalau menikah di bulan Syawal menjadi sesuatu yang istimewa.

Jika Anda sudah bertemu dengan pasangan Anda dan merasa siap untuk menikah, maka tidak ada salahnya juga untuk melangsungkan pernikahan di bulan Syawal.

 

Persiapan Menikah di Bulan Syawal

Menikah di bulan syawal memang merupakan sebuah anjuran dan disunnahkan. Bahkan juga bernilai pahala.

Tapi, bukan berarti Anda boleh tergesa-gesa melangsungkan pernikahan. Ada beda antara menyegerakan dengan tergesa-gesa.

Menikah memang sudah seharusnya disegerakan, tapi bukan berarti tergesa-gesa. Karena itu, pernikahan bisa dilakukan jika Anda sudah mempersiapkan dengan baik. Baik persiapan secara fisik, maupun secara mental dan finansial.

Nah, untuk Anda yang ingin menikah di bulan Syawal, Anda bisa mulai dengan mempersiapkan beberapa hal berikut ini:

 

#1 Pertemuan Dua Keluarga

Pernikahan adalah momen penyatuan dua keluarga. Karena itu, jika Anda ingin menikah di bulan Syawal, Anda bisa mulai dengan melakukan pertemuan antara dua keluarga.

Pertemuan keluarga ini juga bisa menjadi sarana untuk menentukan tanggal baik pernikahan Anda dan pasangan.

 

#2 Memilih Tempat Menikah

Tempat menikah adalah salah satu hal yang penting dalam pernikahan. Karena itu, pastikan Anda sudah mengetahui dimana Anda akan melaksanakan pernikahan nanti.

Cara Merencanakan Dana Lamaran Pernikahan Dengan Aplikasi Finansialku 02 - Finansialku

[Baca Juga: Selain Sewa Gedung, 6 Tempat Pernikahan Murah Ini Bisa Kamu Pakai]

 

#3 Memilih MUA

Untuk momen satu kali seumur hidup, make up artis (MUA) juga perlu Anda pertimbangkan.

Untuk menghemat biaya, Anda bisa mencari MUA yang sudah satu paket dengan gaun pengantin. Atau Anda juga bisa meminta referensi MUA dari keluarga atau teman dekat.

 

#4 Membuat Daftar Tamu

Daftar tamu akan sangat tergantung dengan anggaran pernikahan yang Anda miliki. Semakin banyak orang yang Anda undang, akan semakin besar pula dana yang harus Anda siapkan.

 

#5 Seserahan dan Mahar

Kadang kala, justru seserahan dan mahar jadi hal yang terlupakan. Untuk mempersiapkan pernikahan di bulan Syawal, Anda bisa mulai mencicil seserahan dan mahar satu per satu.

Seserahan dan mahar ini bisa Anda beli bersama dengan pasangan, atau beli sendiri sesuai dengan kesepakatan.

 

#6 Persiapan Ilmu dan Mental

Menikah adalah suatu bentuk ibadah. Karena itu, dibanding persiapan lainnya, yang terpenting adalah Anda memperbanyak persiapan secara mental dan ilmu tentang pernikahan.

Hal ini penting agar kehidupan pernikahan Anda nantinya jadi lebih berkah dan benar-benar menggenapkan separuh agama.

 

Persiapkan Sebaik-baiknya

Itulah beberapa alasan, keistimewaan, dan persiapan menikah di bulan Syawal yang perlu Anda ketahui.

Jika segala hal tersebut sudah beres, maka akan lebih tenang bagi Anda untuk melangsungkan pernikahan pada bulan Syawal.

 

Jika menurut Anda ada alasan atau persiapan pernikahan lainnya yang belum disebutkan di atas, Anda bisa menambahkannya dengan menuliskan hal tersebut di kolom komentar. Dengan begitu, Anda bisa berbagi dengan pembaca lainnya.

Dan jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, tidak ada salahnya untuk membagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda lainnya. Khususnya yang ingin melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 28 Juni 2017. Kenapa Bulan Syawal Bagus Untuk Menikah? Idntimes.com – https://bit.ly/2XoRlK9
  • Admin. 17 Juli 2017. Keutamaan Menikah di Bulan Syawal dan Dalilnya. Dalamislam.com – https://bit.ly/2Mt8xx7

 

Sumber Gambar:

  • Menikah di Bulan Syawal 01 – https://bit.ly/2wEuw9j
  • Menikah di Bulan Syawal 02 – https://bit.ly/2wA62OB
KATEGORI ARTIKEL