Punya Teman Kerja yang Menyebalkan? Ini Cara Menghadapinya

Seiring bertambahnya usia, Anda pasti akan menemui lebih banyak orang, entah itu dari lingkungan kampus atau bahkan saat Anda sudah bekerja. Anda pun sudah paham betul mana orang yang bisa Anda jadikan teman atau tidak. Namun sayangnya, ini akan lebih mudah dilakukan jika Anda masih kuliah, karena akan ada banyak cara untuk menghindari orang-orang yang menurut Anda menyebalkan itu. Namun bagaimana jika orang yang menurut Anda menyebalkan tersebut adalah teman kerja Anda sendiri, yang pada akhirnya memaksa Anda untuk menekan ego demi tuntasnya sebuah pekerjaan.

Hal semacam ini sebetulnya wajar, karena sebagai makhluk sosial yang kompleks, manusia memiliki nilai-nilai dan keyakinan tentang bagaimana seseorang harus bersikap dan berinteraksi. Menariknya, kita bisa membenci seseorang seperti teman kerja tanpa mengetahui betul alasannya. Kemudian kita akan berusaha mencari-cari kesalahannya sehingga membuat alasan kita membenci orang ini bukan sesuatu yang dibuat-buat. Dalam situasi lain pun, kita memiliki banyak alasan yang hanya disimpan kepada diri sendiri mengapa teman kerja Anda ini bukanlah orang yang bisa dipercaya atau diandalkan.

Sumber: ThoughtCo

Baca Juga: Cara Ampuh agar Disukai Rekan Kerja dan Mudah Mendapat Teman di Kantor

Faktanya, naluri dan intuisi adalah hal yang berperan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Ada banyak penelitian psikologi yang menjelaskan mengapa beberapa hubungan akan lebih mudah terjalin, sementara yang lainnya tidak. Sebagian besar dari kita memiliki keinginan untuk disukai dan dihormati oleh orang lain, namun saat kesalahan terjadi maka secara alamiah Anda akan menganggap hal tersebut akibat kesalahan teman kerja Anda. Selain itu, banyak juga pemimpin perusahaan yang berusaha merekrut anak buah yang memiliki sifat yang sama dengan mereka. Meski aneh, namun hal ini benar adanya.

Seperti yang diungkapkan Lisa Stepehnson di Women’s Health Australia, orang-orang yang paling sukses dan bahagia menurutnya akan menemukan cara-cara yang sehat untuk dapat  bekerja atau menghadapi teman kerja yang mereka tidak suka. Mereka sangat sadar bagaimana mereka menginvestasikan energinya dalam sebuah hubungan sehingga ia akan memiliki cara agar teman kerja yang menjengkelkan tersebut menjadi tidak menjengkelkan lagi. Nah, ini strategi yang bisa Anda lakukan:

Bersikaplah Lebih Dewasa

Sumber: 123rf

Tidak semua orang akan setuju dengan cara pandang Anda akan suatu hal. Yang terpenting adalah secara penuh kesadaran sampaikan hal yang sebetulnya Anda maksud. Jika terjadi perbedaan pendapat, maka diskusikan secara lebih dewasa dan jangan menutup telinga akan ide-ide positif. Pastikan Anda mendapatkan solusi paling baik saat menyelesaikan sebuah masalah.

Hargai Semua Orang

Temukan apa yang dapat Anda hargai tentang orang itu. Jangan selalu terfokus akan hal negatif yang teman kerja Anda miliki. Sewaktu-waktu, coba mulailah melakukan percakapan positif tentang hal yang kalian sukai. Cobalah untuk lebih kritis dan bedakan antara ‘orang’ dan ‘perilaku’ yang mungkin tidak Anda sukai.

Jangan Egois

Sumber: Tribunnews

Ingatkan diri Anda bahwa dunia ini bukan hanya tentang Anda seorang. Akui bahwa terkadang Anda mungkin salah sewaktu-waktu. Semua orang yang Anda temui mungkin memiliki asalan tersendiri mengapa mereka melakukan hal tersebut.

Bersainglah pada Hal-Hal yang Perlu

hasrat kompetisihasrat kompetisi

Tentu saja ada beberapa perbedaan pendapat atau pandangan yang patut diperjuangkan. Jika ada cara pandang Anda yang dianggap salah oleh teman kerja Anda, maka temukan cara yang baik untuk menyampaikan maksud Anda dan ucapkan hal-hal yang Anda yakini tersebut dengan baik.

Jadilah Baik Bukan Benar

Sumber: elle

Sebagai orang dewasa tentu saja kita akan merasa bahwa diri kitalah yang paling benar. Hal ini wajar, itulah yang disebut ego. Tetapi ada saat-saat dalam hidup ketika menunjukkan belas kasih, empati, dan pemikiran yang terbuka jauh lebih penting daripada membuktikan bahwa Anda benar.

Baca Juga: Dua Pertiga Wanita di-Bully Rekan Kerja, Ini Cara Menghentikannya

KATEGORI ARTIKEL