McDonald’s Indonesia Tambah Gerai McCafe Jadi 37

McDonald’s Indonesia Tambah Gerai McCafe Jadi 37

youngster.id - Ruang komunal telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat urban. Mereka ingin mendapat tempat bertemu dan berkumpul bersama tanpa mengganggu ruang privasi. Hal itu terjawab dengan kehadiran gerai kafe di berbagai tempat.

Peluang itu juga yang ditangkap oleh McDonald’s Indonesia. Sejak tahun 2007, waralaba asal AS ini terus menambah McCafe menjadi 37 gerai. Termasuk di tahun ini akan ada lima gerai baru McCafe di sejumlah lokasi di Jabodetabek.

“Kami melihat ada permintaan pasar akan tempat minum kopi. Dan kelebihan dari McCafe adalah konsep one stop shopping, karena di sini tak hanya sekadar untuk minum kopi tetapi juga ada restoran. Sehingga setiap konsumen dapat menikmati makanan, lalu melanjutkan dengan minum kopi bersama keluarga atau teman-teman tanpa harus kemana-mana lagi,” ungkap Sutji Lantyka Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia pada Jumat (8/2/2019) di Jakarta.

Untuk mendukung perkembangan waralaba di bawah kelola PT Rekso Nasional Food ini, McDonald’s Indonesia juga aktif menghadirkan menu baru. Yang terbaru adalah Double Choco Pai, dessert berupa pie renyah dengan isi cokelat Belgium yang lembut. Deser ini didampingi dengan empat pilihan minuman terbaru dari McCafe, yaitu Hot Strawberry Latte, Iced Pink Berry Latte, Strawberry Latte Frappe, dan Iced Strawberry Tea.

“Menu-menu itu merupakan produk limited time offer (LTO) yang hanya tersedia di gerai McCafe, yang dapat dinikmati sejak 7 Februari hingga 30 Juni 2019 selama persediaan masih ada,” ucap Sutji.

Di tahun ini mereka berencana membuka 20 gerai restoran baru. Mengenai hal tersebut, McDonald’s Indonesia menargetkan masih menggali potensi di Jawa serta beberapa titik di Sumatera dan Kalimantan dan mulai menyasar lokasi-lokasi di kota-kota sekunder. “Tahun lalu kita buka di Binjai sebagai daerah yang agak di pinggir Sumatera Utara,” jelasnya.

Saat ini total kedai yang dimiliki McDonald’s Indonesia berjumlah 198 kedai. Kedai-kedai tersebut didominasi oleh kedai yang berdiri sendiri di luar area pusat perbelanjaan atau mereka menyebutnya free-standing drive thru. Alasannya karena dirasa lebih menguntungkan baik bagi perusahaan maupun konsumen.

“Misalnya fasilitas bisa lebih lengkap dibandingkan dengan yang di mall. Bisa 24 jam. Kemudian bisa ada drive thru. Lebih nyaman buat customer dan buat kami juga lebih enak,” ucap Sutji lagi.

Strategi lain yang akan dilancarkan McDonald’s Indonesia selain berekspansi adalah mengembangkan menu baru dan meningkatkan kualitas pelayanan. Misalnya dengan adanya new generation kiosk atau self-ordering kiosk yang sudah diaplikasikan di beberapa kedai. Kemudian ada konsep dual point, di mana tempat pesan dan ambil pesanan ditempatkan secara terpisah. “Itu pengembangan dari segi pelayanan kita, supaya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan,” pungkas Sutji.

STEVY WIDIA

KATEGORI ARTIKEL