Kisah Sukses Pengusaha Susu Tanah Air yang Masuk Daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Susu Tanah Air yang Masuk Daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia

Sebagai mereka asli anak negeri, Indonesia patut berbangga dengan Sabana Prawirawidjaja yang merupakan pendiri dari PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ), produsen susu Ultra yang melegenda di tanah air. Dilansir dari economy.okezone.com, namanya bahkan masuk sebagai salah satu orang dari 50 orang terkaya di Indonesia.

Selain tenar sebagai pengusaha besar, kisah sukses Sabana juga dilalui dengan perjuangan keras agar berhasil di masa depan. Terbukti, ia sukses membawa usahanya yang bergerak di bidang susu, melebar hingga merambah ke produk makanan berkelas dunia. Seperti apa kisahnya dalam memulai usaha?

Berawal dari perusahaan keluarga yang sederhana di tahun 1950an

Berawal dari perusahaan keluarga di Kota Bandung [sumber gambar]
Tonggak bersejarah dari bisnis susu legendaris ini berawal sebuah perusahaan keluarga di Jalan Tamblong Dalam, Bandung. Dilansir dari inspirasi.co, usaha yang bernama PT Prawirawidjaja yang didirikan pada tahun 1958 itu didirikan oleh Ahmad Prawirawidjaja, ayah dari Sabana Prawirawidjaja. Menggunakan mereka ULTJ, bisnis susu dari keluarga ini kelak menjadi produsen besar di Indonesia.

Hadapi tantangan untuk mengawetkan susu yang sering terbuang

Hadapi tantangan mengemas susu agar tidak cepat rusak [sumber gambar]
Bisnis susu ini berawal dari keprihatinan tentang jumlah susu yang terbuang sia-sia di awal-awal Ultrajaya menjalankan bisnisnya. Dilansir dari ekonomi.kompas.com, Sabana yang saat itu masih berusia muda berusaha keras menemukan formulasi yang tepat agar manfaat alami susu sapi betul-betul terjaga. Terlebih, para peternak di Pangalengan, Bandung Selatan pada saat itu kerap membuang 5.000 liter susu per hari. Hal ini terjadi karena tidak ada teknologi pendingin yang memadai untuk mencegah kerusakan susu.

Pionir teknologi UHT yang menjadi kunci sukses perusahaannya di masa depan

Terapkan teknologi UHT [sumber gambar]
Hingga pada akhirnya, Ultrajaya menggunakan teknologi UHT (ultra high temperature) sejak 1972 agar susu lebih awet. Sumber dari ekonomi.kompas.com menuliskan, perusahaan tersebut merupakan pionir dari penggunaan sistem UHT, di mana teknologi tersebut merupakan cara mengolah susu dengan mengembuskan panas 140 derajat Celcius secara cepat. Dengan demikian, nutrisi yang ada di dalam susu tidak rusak. Penerapan teknologi ini membuat UHT berjaya sebagai produsen susu dalam kemasan.

Lulusan luar negeri yang memiliki visi untuk memajukan bisnisnya

Sosok pengusaha yang mempunyai visi cerdas [sumber gambar]
Sabana yang merupakan lulusan Manajemen Umum di Universitas Nan Yang, Singapura, memiliki visi yang jauh ke depan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnisnya. Dilansir dari ekonomi.kompas.com, menaruh perhatian besar pada perawatan dan pengelolaan sapi. Di mana aspek penting seperti kebersihan kandang, kesehatan sapi, masa berahi, hingga asupan pakan, dikontrol secara ketat. Tak hamya itu, lahan lahan untuk penanaman rumput gajah sebagai makanan utama sapi juga disediakan. Hal ini dimaksudkan agar sapi-sapi tersebut dapat menghasilkan susu berkualitas yang menjadi produk utama dari Ultrajaya.

Sosok yang peduli dengan masyarakat dan masuk dalam daftar orang terkaya 2018

Salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat [sumber gambar]
Tak melulu berkecimpung di dunia bisnis, Sabana dengan ULTJ juga banyak memberikan sumbangsihnya pada masyarakat umum. Sumber dari ekonomi.kompas.com menuliskan, perusahaannya banyak menggelar program seperti susu gratis tiga kali seminggu untuk anak-anak sekolah dasar di Bandung berjalan sejak 1980-an. Pada 2008, program itu diganti dengan program bea siswa untuk murid setingkat SMP. Berkat keuletan dan ketajaman visinya dalam menjalankan bisnis, Sabana masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia pada 2018 dan menempati urutan ke-47 dengan kekayaan sebesar $640 juta (Rp 9,351 triliun).

BACA JUGA: Kisah Kahar Tjandra, Eks Pasukan Kopassus yang Sukses Berkat Obat Merah Betadine

memikirkan sebuah alternatif teknologi yang belum ada pada masanya, menjadi salah satu kunci kesuksesan Sabana Prawirawidjaja di masa depan. Selain mengembangkan produk susu menjadi merek nasional, sosoknya yang kaya raya juga dikenal peduli dengan arti pentingnya sebuah nilai gizi pada masyarakat umum.

KATEGORI ARTIKEL