JD.ID High School League 2018 : Siapkan Generasi Baru eSport Indonesia

JD.ID High School League 2018 : Siapkan Generasi Baru eSport Indonesia

youngster.id - JD.ID menggelar kompetisi game JD.ID High School League (HSL) 2018. Ajang ini diikuti oleh 173 tim e-sport pelajar sekolah menengah atas (SMA/SMK). Mereka diharapkan menjadi bibit baru untuk memperkuat e-sport Indonesia.

“Kami sangat berbangga melihat antusiasme dunia pendidikan Indonesia dalam turut menyukseskan penyelenggaraan JD.ID HSL 2018. Liga kompetisi ini kami dedikasikan sebagai ajang aktualisasi serta peningkatan kualitas siswa SMA dan SMK di Indonesia, serta ajang pencarian talenta-talenta baru penuh potensi untuk kami dorong menjadi andalan Indonesia di kompetisi eSports antar bangsa,” kata Sonny Hadi Sukotjo, Vice President JD.ID HSL 2018 pada Kamis (13/12/2018) di Hall Britama Kelapa Gading Jakarta.

Menurut dia, e-sports pun telah tumbuh menjadi sebuah industri yang menyediakan karir yang beragam. “Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi sumbangsih dunia eSports Indonesia dalam menyiapkan generasi produktif yang siap berkrontribusi untuk terwujudnya Indonesia 4.0 yang telah dicanangkan pemerintah,” kata Sonny lagi.

Pada kesempatan ini, JD.ID perusahaan e-commerce terkemuka Indonesia yang terafiliasi dengan JD.com selaku perusahaan internet terbesar ketiga di dunia, yang menjadi sponsor utama ajang kompetisi eSports antar pelajar SMA/SMK pertama dan sekaligus terbesar di tanah air juga menyampaikan kegembiraan serta apresiasi yang tinggi kepada dunia pendidikan Indonesia dan para orang tua siswa yang telah memberikan dukungan positif.

Babak kualifikasi diikuti oleh 173 tim eSports SMA/SMK yang bertanding di kategori Dota 2, dan 230 tim eSports SMA/SMK yang bertanding meramaikan pertandingan Mobile Legend yang pada tahun ini menjadi pertandingan eksibisi.

“Mereka berasal dari 35 kota di Indonesia. Tidak hanya berasal dari kota-kota besar, namun juga kota-kota kabupaten dan bahkan kecamatan di berbagai wilayah di Indonesia. Sambutan yang ditunjukkan dunia pendidikan Indonesia terhadap eSports dan JD.ID HSL 2018 benar-benar melampaui ekspektasi kami,” papar Sonny.

Selain meloloskan 20 tim eSports yang akan berkompetisi di Liga Seri A musim kompetisi semester pertama 2019, babak kualifikasi JD.ID HSL 2018 juga meloloskan 16 tim lainnya yang berhak berkompetisi di Liga Seri B untuk memperebutkan tiket bertanding di Liga Seri A di musim kompetisi selanjutnya.

Total hadiah yang disediakan sepanjang 3 musim ini mencapai Rp1,2 miliar. Hadiah yang disediakan berupa beasiswa untuk juara 1, 2, dan 3 sebesar Rp10 hingga 30 juta, eSports PC, dan subsidi gaji guru ekstrakurikuler bidang eSports sebesar Rp15 juta.

Berikut 20 tim eSports yang lolos seri A yakni tim SMA Marsudirini Bekasi, SMA Bhakti Anindya Tangerang, SMAN 7 Bandung, SMAN 23 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 8 Malang, SMKN 1 Cipanas, SMKN 4 Bandung, SMAN 1 Surakarta, SMA/SMK Yadika 2 Jakarta, SMK 1 BPK Penabur Bandung, SMAN 1 Bandar Lampung, SMAN 1 Makassar, SMAN 10 Bandung, SMAN 15 Surabaya, SMAN 23 Bandung, SMAN 6 Cimahi, SMAN 9 Surabaya, SMAN 1 Sidoharjo, SMK Letris Indonesia 2 Jakarta, dan SMKN 8 Malang.

Dan 16 tim yang lolos seri B yaitu SMA Kristen Petra 1 Surabaya, SMAN 11 Bandung, SMAN 2 Kediri, SMAN 3 Jakarta, SMAN 4 Probolinggo, SMAN 6 Malang, SMAN 8 Tangerang Selatan, SMK Bina Rahayu Depok, SMK Muhammadiyah 1 Taman, SMKN 5 Bandung, SMKN 1 Bawang, SMKN Pacet, SMKN 2 Kediri, Talenta School Bandung, Telkom School Malang, SMA W.R. Supratman Medan. Empat peringkat terbawah dari Liga Seri B ini akan digantikan oleh empat tim terbaik yang lolos dari babak kualifikasi musim kompetisi tahun depan.

FAHRUL ANWAR

KATEGORI ARTIKEL