iPrice: Shopee Salip Lazada di Pasar e-Commerce Indonesia

iPrice: Shopee Salip Lazada di Pasar e-Commerce Indonesia

youngster.id - Peta persaingan e-commerce di Indonesia masih didominasi para pemain lama. Namun bukan berarti pemain baru tidak dapat bersaing. Bahkan dengan inovasi yang tepat maka posisi sebagai toko online yang paling banyak dikunjungi pun bisa diraih.

Berdasarkan survei iPrice sepanjang Juli-September 2018, Shopee berhasil menyodok Lazada dari posisi ketiga e-commerce yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Sementara Tokopedia dan Bukalapak masih menduduki posisi satu dan dua.

iPrice melakukan analisis berdasarkan SimilarWeb. Dari kajian itu, jumlah rata-rata kunjungan Shopee mencapai 38.882.000 per bulan pada Kuartal III-2018. Jumlah tersebut meningkat dibanding rata-rata kunjungan pada Kuartal II atau sepanjang April-Juni 2018 yang sebanyak 30.843.400 per bulan.

iPrice juga menyebut, rata-rata pengunjung situs bulanan Shopee tumbuh 26% dibandingkan Kuartal II. “Ini membuat Shopee berada di posisi ketiga di Kuartal III. Hal ini bisa disebabkan oleh kampanye 9.9 Shopee pada September lalu yang menyumbang tambahan pengunjung web mereka,” kata Indah Mustikasari, Senior Content Marketer iPrice Indah Mustikasari dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

Sementara itu, rata-rata kunjungan di situs Lazada hanya 36.405.200 per bulan pada Kuartal III. Jumlah tersebut menurun dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 49.990.700 per bulan. Hal ini yang menyebabkan posisinya turun dari ketiga menjadi keempat. “Ini bisa disebabkan strategi mereka yang menarik mobile user ke aplikasi Lazada,” kata Indah.

Secara umum, Tokopedia dan Bukalapak masih bertenggar di peringkat pertama dan kedua. Jumlah kunjungan di situs Tokopedia naik dari 111.484.100 di Kuartal II menjadi 153.639.700 per bulan di Kuartal III. iPrice mencatat, pertumbuhan jumlah kunjungan di situs Tokopedia sepanjang Kuartal III merupakan yang tertinggi sejak awal tahun, yakni tumbuh sebesar 37% dibanding kuartal sebelumnya.

Sementara itu, jumlah kunjungan di situs Bukalapak juga naik dari 85.138.900 di Kuartal II menjadi 95.932.100 per bulan di Kuartal III. Pertumbuhan jumlah kunjungan Bukalapak mencapai 13% dibanding kuartal sebelumnya. Lalu, posisi kelima dan keenam diisi oleh Blibli dengan jumlah kunjungan 31.303.500 dan JD.ID sebanyak 11.401.500 per bulan.

Sisanya ditempati oleh Sale Stock dengan jumlah kunjungan 4.333.000 per bulan. Posisi Sale Stock naik drastis dari posisi kesepuluh pada Kuartal II, menjadi ketujuh di Kuartal III. Disusul oleh Elevenia sebesar 4.001.800 per bulan dan Bhinneka sebanyak 3.725.600 per bulan. Kemudian posisi kesepuluh ditempati oleh Zalora, dengan jumlah kunjungan 3.505.300 per bulan.

Sementara itu, untuk aplikasi di ponsel pintar (smartphone), data App Annie menunjukkan Shopee masih bertahan di posisi pertama terkait aplikasi belanja yang paling banyak diunduh di App Store dan Playstore pada Kuartal III. Kemudian disusul oleh Tokopedia, Bukalapak, Lazada, JD ID, Blibli, Zalora, ,Sale Stock, ,AliExpress, dan Mataharimall.

Sementara peringkat aplikasi belanja di platform Android pada Kuartal III yakni Shopee di posisi pertama. Lalu, diikuti oleh Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Blibli, AliExpress, JD ID Sale Stock, Zalora, dan Mataharimall.

 

STEVY WIDIA

KATEGORI ARTIKEL