Ingin Dapat Gaji Besar? Manfaatkan Momen Wawancara

Ingin Dapat Gaji Besar? Manfaatkan Momen Wawancara

Melamar pekerjaan di perusahaan besar merupakan salah satu cara yang dilakukan banyak orang untuk mendapatkan gaji besar. Namun, hal ini bukan berarti perusahaan-perusahaan kecil tidak dapat memberikan gaji sesuai harapan Anda. Untuk itu, manfaatkan momen wawancara agar gaji yang Anda dapat tidak lebih kecil dari perusahaan-perusahaan besar.

Sebelum melamar di sebuah perusahaan, sudah sewajarnya apabila Anda memiliki gambaran tentang gaji yang diharapkan. Hal ini tentu harus disesuaikan dengan pendidikan dan keterampilan yang dimiliki. Jangan sampai “penghargaan” yang diberikan perusahaan tidak selaras dengan kemampuan Anda.

Momen wawancara menjadi “pintu masuk” untuk mewujudkan mimpi tersebut. Pasalnya, dalam sebuah wawancara seleksi karyawan baru, biasanya manajemen perusahaan yang diwakili oleh bagian SDM atau HRD memberikan paparan mengenai besarnya pendapatan yang akan Anda terima.

Ada perusahaan yang memiliki standar tetap dan tidak dapat diubah dan ada pula yang masih bisa “dinego”. Bila melamar di tempat yang memiliki standar gaji yang sudah dibakukan, Anda tentu harus legawa. Dengan catatan, deskripsi pekerjaan, hak, dan kewajiban juga harus disepakati di depan.

Sementara bagi perusahaan yang memiliki sedikit kelonggaran terkait upah, Anda dapat lebih leluasa “menjual” keahlian dan kemampuan yang dimiliki. Namun, tidak sedikit calon karyawan merasa bimbang saat ditanya mengenai gaji yang diharapkan. Bila ini menimpa Anda saat wawancara atau tes masuk kerja, cobalah untuk meminta waktu beberapa hari untuk mempertimbangkan lebih matang.

Manfaatkan waktu tersebut untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang pendapatan atau gaji yang diterima karyawan lain pada industri yang sama. Gunakan internet untuk mengetahui besarnya standar gaji yang ada di perusahaan-perusahaan ternama, atau setidaknya instansi yang memiliki rekam jejak yang baik.

Pahami

Selain itu, pahami sistem penggajian yang diterapkan di tempat yang Anda lamar. Ada perusahaan yang memberikan gaji tidak terlalu besar, tetapi memiliki komponen-komponen lain di luar gaji pokok. Jika ditotal, pendapatan setiap bulannya tidak kalah dengan perusahaan-perusahaan bonafide.

Namun, ada pula perusahaan yang berani menawarkan gaji sangat tinggi tetapi memberlakukan potongan di sana-sini sehingga setiap bulannya pendapatan yang Anda terima tidaklah sebesar yang dibayangkan. Sederet parameter seperti telat absen, sakit, dan cuti mendadak sering kali menjadi pertimbangan yang dapat mengurangi besaran gaji.

Kualifikasi calon karyawan juga menjadi hal penting yang patut diperhatikan. Sejauh mana perusahaan membutuhkan kualifikasi yang Anda miliki dapat dilihat dari penentuan jadwal wawancara. Jika sangat mendesak, setelah Anda mengirimkan surat lamaran berikut CV, baik melalui surel maupun kanal jejaring sosial, Anda akan dihubungi sesegera mungkin untuk mengikuti seleksi atau wawancara.

Bila berada pada posisi tersebut, artinya Anda memiliki nilai tawar yang tinggi. Pastikan perusahaan yang Anda lamar dapat memberikan gaji dan fasilitas sesuai yang diinginkan. Mintalah penjelasan sedetail mungkin tentang fasilitas dan jenjang karier pada perusahaan tersebut.

Nah, saat masuk pada tahapan negosiasi gaji, ekspresikan antusiasme terhadap pekerjaan yang hendak Anda emban. Untuk itu, pastikan Anda telah menyusun target-target yang harus dicapai perusahaan tersebut. Caranya, pelajari secara mendalam kekurangan dan kelebihan perusahaan yang hendak Anda jadikan pegangan hidup. [*/BYU]

KATEGORI ARTIKEL