Fakta Penting dan Sejarah Terbentuknya Hari Buruh Internasional

Fakta Penting dan Sejarah Terbentuknya Hari Buruh Internasional

Hari Buruh Internasional atau May Day akan diperingati tanggal 1 Mei nanti. Tetapi, mengapa tanggal 1 Mei ditetapkan menjadi Hari Buruh Internasional?

Artikel Finansialku kali ini akan memberikan Anda informasi seputar tanggal 1 Mei dan sejarah buruh di Indonesia dan dunia.

Penasaran? Yuk simak bersama. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Hari Buruh Internasional

Tanggal 1 Mei ditetapkan menjadi Hari Buruh Internasional atau International Workers Day.

Tanggal 1 Mei yang juga dikenal dengan nama May Day ini merupakan hari yang bersejarah bagi perjalanan para buruh dan pekerja dunia.

Tidak hanya di Indonesia, hari buruh ini selalu diperingati oleh seluruh masyarakat di seluruh dunia.

Finansialku akan memberikan Anda beberapa fakta penting dan sejarah terbentuknya Hari Buruh Internasional.

Namun sebelum itu, sudahkah Anda melakukan pencatatan keuangan hari ini?

Finansialku tidak akan pernah lelah untuk mengingatkan hal yang satu ini.

Ingat ya! Pencatatan keuangan sangat penting untuk dilakukan agar Anda bisa melakukan evaluasi pengeluaran dari pemasukan yang Anda miliki.

Selain itu, Anda juga bisa lebih mengontrol arus keuangan setiap harinya. Jika ingin lebih mudah, jangan lupa gunakan aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku merupakan aplikasi berbasis website yang sangat membantu Anda untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan keuangan, termasuk soal catatan keuangan.

Jika belum memiliki aplikasinya, segera download melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Hari Buruh Internasional 02 - Finansialku

[Baca Juga: 10+ Contoh Slip Gaji Karyawan Perusahaan]

 

Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu melakukan perencanaan keuangan.

Perencanaan keuangan sangat penting untuk dilakukan agar Anda dapat mengetahui hal apa saja yang dapat Anda rencanakan secara keuangan saat ini dan masa mendatang.

Meskipun terlihat mudah, masih saja banyak orang yang melakukan kesalahan saat mempraktikkannya.

Itulah mengapa Anda sangat disarankan untuk mempelajarinya terlebih dahulu. Anda bisa mempelajarinya dari berbagai sumber relevan yang terpercaya, salah satunya ialah ebook Finansialku yang satu ini:

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Di dalamnya terdapat sejumlah pembahasan beserta simulasi yang dapat membantu Anda agar lebih mudah dalam memahaminya.

Tunggu apalagi? Yuk lakukan sekarang juga dan rasakan manfaatnya.

Kini, mari kita kembali membahas mengenai sejarah juga fakta dari Hari Buruh Internasional.

 

 

#1 Awal yang Buruk, Bekerja 20 Jam Hingga Diproses Hukum

Berkembangnya kapitalisme industri di negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat mengawali perjuangan kelas pekerja untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih bersahabat.

Kondisi kerja mereka sangat buruk dan pada saat itu, bekerja selama 10 hingga 16 jam sehari di lingkungan yang tidak aman merupakan hal yang biasa.

Tidak heran, pada saat itu, tingkat kematian dan kecelakaan di lingkungan kerja sangat tinggi.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-5-Finansialku

[Baca Juga: Para HR, Bagaimana Cara Tepat Meningkatkan Kesejahteraan Buruh?]

 

Di tahun 1806, terjadi pemogokan kerja para buruh untuk pertama kalinya.

Pekerja dari perusahaan pembuat sepatu Cordwainers melakukan protes untuk menuntut jam kerja yang lebih pendek tanpa pemotongan gaji. Namun, aksi ini diakhiri dengan proses pengadilan.

Dalam proses hukum tersebut, terungkap bahwa pekerja diharuskan bekerja setiap hari selama 19-20 jam setiap harinya.

Dari titik ini, kelas pekerja Amerika Serikat bersama-sama berjuang bersama untuk menuntut pengurangan jam kerja.

 

#2 Peter McGuire

Peter McGuire, seorang pekerja asal New Jersey, memiliki peran penting dalam pembentukan serikat pekerja.

Di tahun 1872, Peter bersama 100 ribu pekerja lainnya melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut pengurangan jam kerja serta menuntut pemerintah untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur bagi para pekerja.

Di tahun 1881, Peter pindah ke Missouri dan mengorganisir tukang kayu Chicago dan membentuk persatuan tukang kayu, United Brotherhood of Carpenters.

Peter J. McGuire juga merupakan salah satu pencetus Hari Buruh, Senin pertama di bulan September, sebagai hari libur nasional.      

 

#3 5 September 1882

Pada hari Selasa, tanggal 5 September 1882, terjadinya pawai Hari Buruh pertama yang diadakan di kota New York. Peserta pawai ini kurang lebih berjumlah 20 ribu peserta.

Masing-masing peserta membawa spanduk yang berisi tuntutan: 8 jam bekerja, 8 jam istirahat dan 8 jam rekreasi.

24 jam hidup ideal tersebut yang diinginkan oleh kelas pekerja di Amerika Serikat.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-4-Finansialku

[Baca Juga: Memperingati Hari Buruh Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?]

 

#4 1 Mei 1886

Pada tanggal 1 Mei dilangsungkan kongres internasional pertama di Jenewa, Swiss yang dihadiri oleh organisasi pekerja dari berbagai negara.

Mereka kembali lagi menuntut pengurangan jam bekerja menjadi 8 jam sehari. Tanggal ini pun ditetapkan menjadi hari perjuangan kelas pekerja sedunia.

Penetapan tanggal 1 Mei juga didukung oleh kesuksesan kelas pekerja Kanada yang menuntut 8 jam bekerja dan akhirnya berhasil diresmikan dan diberlakukan mulai tanggal 1 Mei 1886.

 

 

#5 4 Mei 1886

Pada tanggal 1 Mei hingga 4 Mei, tepat di mana Kanada resmi memberlakukan 8 jam bekerja, sekitar 400 ribu buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran selama 4 hari.

Pada demonstrasi ini, mereka menuntut pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari.

Namun, pada tanggal 4 Mei 1886, polisi Amerika menembaki dan menangkap para demonstran.

Ratusan orang tewas dan luka-luka, tidak hanya itu, pemimpin para demonstran yang ditangkap, dihukum mati.

Hari tersebut merupakan catatan sejarah kelam yang harus dilalui para pekerja buruh untuk mendapatkan hak mereka secara adil.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-3-Finansialku

[Baca Juga: Pelajari Sisi Positif dari Kepemimpinan Adolf Hitler]

 

Peristiwa ini dikenal dengan nama Haymarket karena lokasinya yang terjadi di bundaran Haymarket.

Karena kejadian ini pula, kongres sosialis dunia yang digelar di Paris pada bulan Juli 1889 menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Dunia.

Penetapan ini juga memperkuat keputusan Kongres Buruh Internasional yang berlangsung 1 tahun sebelumnya di Jenewa.

 

#6 Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, Hari Buruh sempat dikaitkan dengan komunisme, terutama pada masa pemerintahan presiden Soeharto. Mengapa komunisme?

Karena peringatan Hari Buruh sering dimanfaatkan oleh SOBSI/PKI. Pada masa Orde Baru, Hari Buruh ini ditiadakan.

Tidak hanya itu, Soeharto juga mengganti nama Kementerian Perburuhan menjadi Departemen Tenaga Kerja pada Kabinet Dwikora.

Soeharto lalu menunjuk Awaloedin Djamin menjadi Menteri Tenaga Kerja pertama.

Pada 1 Mei 1966, karena serikat buruh saat itu masih kuat dan setelah melalui pertimbangan Soeharto, Awaloedin mengadakan perayaan untuk memperingati Hari Buruh Internasional.

 

#7 Titik Sejarah Buruh di Indonesia

Pada tanggal 1 Mei 2000, terjadi demonstrasi besar-besaran oleh para buruh dan pekerja Indonesia.

Buruh menuntut agar tanggal 1 Mei kembali dijadikan hari libur nasional.

Aksi demonstrasi ini juga diikuti dengan aksi mogok kerja selama satu minggu.

Banyak perusahaan yang mengancam memutus kontrak karyawan yang mengikuti aksi ini.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-1-Finansialku

[Baca Juga: Usulan Revisi UU Ketenagakerjaan Kembali Naik Ke Permukaan Terkait Outsourcing]

 

#8 Hari Buruh Internasional Ditetapkan Kembali

Pada masa pemerintahan Gus Dur maupun Megawati, perubahan akan libur Hari Buruh Internasional tidak dilakukan.

Tidak heran, para pekerja dan buruh sering mengadakan demo dan aksi mogok kerja.

Namun akhirnya, pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2013.

SBY resmi menandatangani Peraturan Presiden yang menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional bersamaan dengan perayaan Hari Buruh Internasional yang diperingati seluruh penduduk dunia.

Tentu hal ini diresmikan setelah melalui lika liku. SBY pun sempat bersikeras tidak mau mengabulkan tuntutan buruh dan tidak sepakat dengan rencana buruh untuk melakukan aksi demo.

Kontroversi SBY juga makin timbul ketika beliau sering melakukan kunjungan ke luar kota atau luar negeri saat Jakarta dikepung demo besar-besaran pada 1 Mei.

Pada masa pemerintahan SBY juga tuntutan yang diminta buruh bukan hanya hari libur, tetapi juga soal revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Selain itu, terdapat pula jaminan sosial yang kemudian membuahkan BPJS Kesehatan hingga BPJS Ketenegakerjaan.

 

Hari Buruh di Era Modern

Di era saat ini, baik di Indonesia maupun negara lainnya, tanggal 1 Mei sering dijadikan hari di mana para pekerja melakukan protes.

Protes tersebut digerakkan untuk menyampaikan permintaan para pekerja kepada pemerintah atau pemberi modal.

Sebenarnya, hal ini wajar saja untuk dilakukan. Asalkan, aksi protes ini dilakukan dengan tertib tanpa meninggalkan korban.

 

Berkat perjuangan para pekerja terdahulu, akhirnya kita dapat menikmati jam dan lingkungan kerja yang sepantasnya. Bagikan artikel ini agar lebih banyak yang mengetahui sejarah di balik May Day! Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Helmi Shemi. 30 April 2018. 7 Catatan Sejarah Terbentuknya Hari Buruh Internasional. IDNTimes.com – https://bit.ly/2UWEUUl

 

Sumber Gambar:

  • Hari Buruh Internasional 1 – http://bit.ly/2UxLiAt
  • Hari Buruh Internasional 2 – http://bit.ly/2XANx88
KATEGORI ARTIKEL