Cara Buat Blog Sendiri yang Menghasilkan Banyak Trafik & Uang

Cara Buat Blog Sendiri yang Menghasilkan Banyak Trafik & Uang

Akhirnya setelah sekian lama tidak menulis tentang dunia blogging saya buat artikel ini untuk menceritakan bagaimana cara saya menghasilkan banyak trafik dan uang, tapi sebelum itu tentu saya harus bisa membuktikan dulu kalau blog ini sendiri juga bisa menghasilkan dan sukses, jadi tidak seperti blog-blog yang cuma koar-koar penghasilan puluhan juta dan trafik jutaan, ngajarin orang jadi blogger sukses tapi blognya sendiri tidak menghasilkan apa-apa.

Pertama patokan sukses tiap orang berbeda-beda, blog Solusik ini sendiri bagi saya masih dalam tahap berkembang walau sudah berjalan selama 2 tahun lebih, kalau ditanya emang berapa banyak sih trafiknya? Emang banyak duitnya? Untuk trafik di bulan Januari kemarin blog ini mendapat sekitar 550 ribu pageviews:

cara buat blog trafik ratusan ribuAnda bisa lihat perkembangan dan perkiraan trafik bulanan blog ini di similarweb walau datanya tidak sama persis 100% akurat tapi setidaknya bisa memberi gambaran seberapa besar trafik blog ini, apakah dengan trafik sebanyak itu penghasilan yang didapat memuaskan? Emang berapa banyak yang bisa didapat dengan trafik blog setengah juta PV/bulan? Saya tidak bisa sebut angka pastinya (karena sebagai publisher kita juga dilarang untuk membeberkan penghasilan yang didapat), tapi setidaknya saya bisa payout/gajian setiap bulan (>$100) dan bagi saya itu sudah cukup memuaskan, paling tidak gaji yang didapat dari blog sudah bisa menyamai gaji dari pekerja kantoran pada umumnya.

Nah disini saya akan bagikan bagaimana dan apa saja yang saya lakukan untuk mencapai trafik/penghasilan tersebut, semua yang saya berikan disini real berdasarkan pengalaman pribadi langsung dan sekaligus tips untuk Anda para blogger yang berjuang sendiri (menulis artikel, membuat konten, mengurus website dan semuanya sendirian), berikut ini adalah cara buat blog Anda sendiri supaya bisa menghasilkan banyak uang dan trafik.

1. Anda harus menguasai SEO

Menurut saya rasanya hampir mustahil membuat blog yang sukses (banyak trafik) tanpa SEO, karena satu-satunya sumber trafik yang gratis dan terbaik (termasuk paling bagus untuk di monetize) adalah trafik organik (Google/SEO), apalagi kalau Anda berjuang sendiri mengurus blog, marketing, dan semuanya sendirian tanpa bantuan siapapun.

Baca juga: Belajar cepat & mudah apa itu SEO

Anda tidak harus jadi pakar atau master SEO, tidak perlu mendalami sampai jadi suhu SEO, tapi yang terpenting Anda tahu bagaimana mengindeks blog ke Google dan menghindari teknik-teknik black hat SEO yang berbahaya. Singkatnya just do what you know to do, lakukan apa yang sudah Anda ketahui, jangan mengcopas artikel, buat konten original dan bermanfaat, dan satu lagi yang paling penting namun sering dilupakan oleh para blogger lainnya yaitu buat konten yang memang dicari, diinginkan, dan dibutuhkan orang.

Saya pernah membayar beberapa penulis freelance untuk mengisi artikel di blog ini dan hasilnya kebanyakan nihil, bukan berarti tulisan yang mereka buat itu jelek, tapi kebanyakan mereka menulis sesuatu yang tidak ada marketnya, percuma tulisan sebagus apapun kalau tidak ada yang baca juga tidak akan ada artinya, karena itulah blogger selalu disarankan untuk menggunakan tools keyword seperti Google Keyword Planner untuk mengetahui apa saja kata kunci yang sering dicari orang dan topik yang bagus untuk dibahas.

Ada 2 kesalahan yang sering saya temui pada blogger-blogger pemula saat menentukan keyword yaitu:

  • Memilih low search keyword atau kata kunci yang jarang dicari orang.
  • Memilih high volume keyword tapi tidak bisa memenangkan persaingan peringkat yang ada.

Kesalahan pertama sudah jelas karena kalau kita menulis low volume keyword walau kita bisa mendapat posisi yang baik di mesin pencari tapi trafik tidak akan datang karena memang tidak banyak yang mencari konten tersebut, lalu kesalahan yang lebih sering terjadi adalah yang kedua yaitu mentarget keyword yang sangat besar tapi trafik tetap tak kunjung datang karena artikel kita sama sekali tidak muncul pada hasil pencarian/search result akibat kalah saing dengan blog/website lain yang sudah besar dan dominan.

Saya sendiri pernah menulis artikel dengan pencarian keyword yang tinggi (>100 ribu search/bulan), sudah dioptimasi sebaik mungkin, dimarketingkan terus-menerus, sampai mendapat high value backlink dengan guest blog dari blog yang cukup terkenal (punya authority tinggi), tapi semua tetap sia-sia karena posisi yang sudah top 10 benar-benar tidak bisa digeser, pada akhirnya cuma buang-buang waktu dan tenaga.

Terus blogger pemula yang mau mencari trafik harus bagaimana?

Ada 2 cara yaitu dengan mengincar mid volume keyword dan dengan intuisi.

Cara pertama mengincar mengincar volume keyword yang menengah, ini kembali pada seberapa besar blog Anda, saya sendiri biasanya mentarget keyword dengan pencarian 10.000 search/bulan dan minimal 1.000 search/bulan, kadang saya juga mentarget kata kunci yang tinggi (>100.000 search/bulan), tapi pertanyaan yang jauh lebih penting adalah apakah Anda bisa mendapat posisi page 1 untuk keyword tersebut?

Sebelum menulis saya selalu lihat dan search di Google siapa saja yang sudah mendominasi keyword tersebut, apakah konten mereka lebih baik, jika saya merasa konten saya tidak sebagus konten yang sudah ada tentu saya tidak akan membuat konten tersebut, saya hanya akan membuat konten dengan mid volume keyword ketika saya yakin bahwa konten saya lebih bagus dan memang pantas berada di posisi atas.

Cara kedua jauh lebih simpel yaitu dengan menggunakan feeling dan intuisi, untuk yang satu ini saya tidak begitu peduli dengan masalah search volume atau siapa saja yang sudah menduduki posisi page 1 karena memang biasanya artikel-artikel ini tidak memiliki data pencarian pada tools Keyword Planner, jadi kita harus mengira-ngira apakah orang akan tertarik dengan konten ini atau tidak, biasanya ini hanya bisa dilakukan kalau kita memang sudah menyukai suatu niche tertentu, contohnya seperti saat saya membuat artikel tentang game Mobile Legends, saya suka main game tersebut dan semua artikel yang saya tulis tentang ML di blog ini tidak pernah saya riset keywordnya di Google, karena saya selalu memposisikan diri sebagai gamer dan mengira-ngira sendiri kalau saya ingin mencari tips/tutorial kata kunci apa yang akan saya cari.

Menariknya 40% trafik blog ini semua berasal dari kategori Mobile Legends, topik yang saya tulis karena passion tanpa embel-embel riset, optimasi dan semacamnya. Ini juga jadi pertanda kalau kita mengerjakan sesuatu dengan passion dan purely karena kita suka, maka orang-orang yang memiliki hobi/kesukaan yang sama akan lebih tertarik dan antusias dengan apa yang kita bagikan.

2. Sangat sulit membuat blog yang sukses menghasilkan dengan setengah-setengah

Jujur 2 tahun pertama saat saya membuat blog Solusik ini, saya lakukan dengan setengah-setengah yang artinya blog ini hanya sebagai hobi/projek sampingan karena saat itu saya memiliki pekerjaan di kantor (full-time job), beberapa bulan terakhir ini saya baru berhenti kerja dan memutuskan untuk ngeblog secara full time, ternyata hasil yang saya dapatkan saat mengerjakan blog disaat senggang (setengah-setengah) dengan saat menjadi full time blogger bagaikan langit dan bumi, trafik rata-rata naik sampai 100.000 PV setiap bulannya, penghasilan blog ini sekarang sudah menyamai (bahkan lebih) dengan gaji saya saat bekerja di kantor.

Intinya adalah jika kita ingin membuat blog yang menghasilkan maka perlakukanlah layaknya sebuah bisnis (tidak bisa setengah-setengah), saat kita mendengar kata blog memang kita cenderung menganggapnya sebagai hobi semata tapi blog juga bisa menjadi bisnis online yang menghasilkan kalau kita juga memperlakukannya seperti bisnis sungguhan, hal ini juga berlaku pada bisnis online lainnya seperti toko online, youtube, dll, mencari uang secara online di internet (bisnis online) sama sulitnya seperti membuat bisnis konvensional, walau memang bisnis online biasanya lebih mudah dimulai tapi persaingannya juga jauh lebih sulit karena kita harus lebih pintar, lebih baik, lebih cepat dari kompetitor lokal maupun global yang ada.

Namun jangan juga asal nekat menjadi full time blogger tanpa punya modal/tabungan karena biasanya blog tidak akan menghasilkan apa-apa dalam tahun-tahun pertamanya, jadi kalau kamu punya niat untuk membuat blog menjadi bisnis yang besar, siapkanlah diri untuk bisa bertahan tanpa pemasukan selama berbulan-bulan kedepan atau setidaknya lakukan secara part time seperti saya. Saya sendiri butuh waktu 2 tahun untuk berani melepas pekerjaan sampai penghasilan blog akhirnya bisa mencapai $100 (sudah bisa payout setiap bulan) yang artinya sekarang saya tidak perlu khawatir soal masalah finansial, walau kedepannya saya sendiri masih belum tahu apakah akan terus melakukan full time blogging atau kembali mencari pekerjaan di perusahaan lain/mencari pengalaman baru.

Pilih dan tentukan jenis monetize yang tepat untuk blog Anda

Karena kita sedang membicarakan blog dari sisi bisnis, maka tentu Anda harus menghasilkan uang dari trafik yang ada, nah masalahnya masih banyak blogger yang bingung dalam menentukan harus memonetisasi dengan cara apa supaya bisa menghasilkan dari blognya.

Kalau saya sejak hari pertama sudah tahu bahwa saya akan memonetize blog ini dengan iklan (display ads) karena menurut saya itu yang paling simpel, saya ingin menulis konten yang saya suka sebebas-bebasnya dan menurut saya berguna tanpa embel-embel jualan e-book atau produk lainnya, jadi biarkan visitor bisa membaca semua tulisan dan ilmu yang saya bagikan dengan gratis dan hanya melihat iklan, walau jujur saya sendiri juga benci melihat iklan tapi setidaknya saya tidak perlu membombardir Anda dengan promo dagangan/produk, menjual seminar/e-book sampai memaksa Anda mendaftarkan email dan sebagainya.

Sejauh ini berdasarkan pengalaman saya AdSense masih yang terbaik untuk urusan network advertising, saya pernah mencoba berbagai affiliate marketing, mengikuti program marketplace influencer, menjual ruang iklan mandiri, dll namun tetap saja hanya AdSense yang menurut saya memberi bayaran secara manusiawi.

Saya pernah ditawari sponsored post Rp 50.000,- untuk 1 artikel dengan backlink do follow menuju suatu situs, padahal trafik saat itu sudah sekitar 300.000 ribuan per bulan, bisa dibayangkan bagaimana nasib blogger yang trafiknya dibawah saya? Saya juga pernah ditawari untuk memasang banner iklan selama sebulan dan hanya dihargai Rp 300.000,-/bulan (lebih parahnya lagi ini website judi), setidaknya dengan AdSense saja saya bisa mendapat minimal gaji UMR setiap bulan, memang sepertinya blogger masih kurang dihargai dan dibayar dengan pantas, padahal perjuangan membangun blog, mencari trafik, membuat konten original, dll semua butuh biaya dan pengorbanan yang besar.

Karena itulah saya sering bilang blog is a suck business, karena memang jarang sekali kita bisa mendapat bayaran yang pantas dari deal dengan perusahaan/brand, salah satu cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan yang layak adalah dengan mencari trafik yang sangat banyak (raturan ribu sampai jutaan per bulan) dan memasang iklan seperti AdSense, cara lainnya bisa dengan kerja sama langsung dengan suatu brand tapi biasanya brand hanya mau menerima blogger yang sudah punya nama/terkenal dan punya followers besar di sosial media.

Baca juga: Penghasilan rata-rata blog di Indonesia

3. Lakukan marketing dan buat konten dengan konsisten

Saya suka miris melihat blogger yang trafiknya masih <100 ribu/bulan tapi masih malas-malasan melakukan marketing, bahkan mereka jarang mengupdate konten blognya dan kalaupun di update isinya sangat receh (biasa banget), lalu mereka bertanya-tanya kok trafik gak naik-naik, dan akhirnya berhenti.

Blog ini bukan YouTube dimana konten bisa tiba-tiba viral mendapat jutaan views dalam semalam, blog bukan Facebook/sosial media dimana satu share dari orang random bisa berujung pada viral ribuan share dalam sekejap, kalau Anda tipe yang mencari kesuksesan/kepopuleran instan seperti itu maka blog adalah pilihan yang sangat buruk, setidaknya sampai detik ini saya belum pernah menemukan blogger yang tiba-tiba naik daun seperti selebgram/youtuber dadakan yang bisa tiba-tiba tenar, it’s never an overnight success, semua blogger sukses yang saya tahu pasti memulai dengan perlahan-lahan, membangun authority selama bertahun-tahun, mengumpulkan audience dan pembaca sedikit demi sedikit, sampai akhirnya mereka sukses seperti sekarang.

Kuncinya cuma satu yaitu konsisten.

Menurut saya konsisten adalah kunci terpenting dalam membuat blog yang sukses, sayapun masih melakukan marketing setiap hari, masih mencari-cari peluang channel marketing yang ada, dan melihat berbagai kesempatan untuk semakin membesarkan blog ini, jadi it’s a never ending journey.

Lalu ingat konsistenlah dalam hal yang benar, karena saya sering mendapat pertanyaan dari blogger lain yang bertanya kenapa mereka sudah bertahun-tahun ngeblog (artikel sudah ribuan) tapi trafiknya tidak pernah naik, ya jelas karena mereka tidak belajar dari kesalahan lama (lihat poin no. 1).

Ironisnya masih banyak orang bertanya-tanya gimana cara mendapat banyak uang dari blog, padahal kita semua sudah tahu caranya yaitu cari trafik yang banyak dan monetize dengan cara yang paling sesuai, namun mereka terus berputar-putar karena mereka tidak menikmati proses dan perjuangan dalam mencari trafik, mereka tidak menikmati proses membuat konten dan marketing dengan konsisten, mereka hanya mau hasil akhir (trafik & uang) tapi tidak mau ribet dengan kerja keras yang dibutuhkan untuk mencapai semua itu.

Kalau Anda tidak bisa menikmati proses membangun blog secara perlahan, membuat konten yang bermanfaat dan dicari orang, terus belajar mencari peluang untuk mengembangkan blog, dan tetap konsisten mengupdate tulisan dan ilmu yang ada, maka blog bukanlah pilihan yang tepat. Begitu pula dengan bidang lainnya, kalau Anda sendiri tidak menikmati apa yang Anda kerjakan, bagaimana bisa Anda bertahan lama dan lebih baik dari kompetitor Anda? Jadi kuncinya adalah you have to love what you do, cintai apa yang Anda kerjakan, dan bekerja keraslah karena kenyataannya persaingan akan terus semakin sulit.

Pintar saja tidaklah cukup, kerja keras saja tidaklah cukup, skill/kemampuan saja juga tidaklah cukup, kita harus pintar melihat kesempatan, memiliki kemampuan yang memadai dan juga bekerja keras untuk bisa sukses, karena di masa depan persaingan akan semakin global, akan semakin banyak orang pintar, semakin banyak orang dengan kemampuan lebih, dan pekerja keras, jadi persiapkanlah diri untuk menghadapi persaingan tersebut atau Anda akan semakin ketinggalan.

Love what you do & work hard. Good luck 🙂

.yuzo_related_post img{width:145px !important; height:135px !important;} .yuzo_related_post .relatedthumb{line-height:15px;background: !important;color:!important;} .yuzo_related_post .relatedthumb:hover{background:#fcfcf4 !important; -webkit-transition: background 0.2s linear; -moz-transition: background 0.2s linear; -o-transition: background 0.2s linear; transition: background 0.2s linear;;color:!important;} .yuzo_related_post .relatedthumb a{color:!important;} .yuzo_related_post .relatedthumb a:hover{ color:}!important;} .yuzo_related_post .relatedthumb:hover a{ color:!important;} .yuzo_related_post .yuzo_text {color:!important;} .yuzo_related_post .relatedthumb:hover .yuzo_text {color:!important;} .yuzo_related_post .relatedthumb{ margin: 1px 1px 1px 1px; padding: 5px 5px 5px 5px; }
KATEGORI ARTIKEL