Bagaimana Jadinya Jika Baru Mulai Kerja Tetapi Ingin Resign?

Bagaimana Jadinya Jika Baru Mulai Kerja Tetapi Ingin Resign?

Generasi milenial kerap dianggap sebagai “kutu loncat” karena menyebabkan tingkat turnover karyawan yang tinggi. Sebenarnya, generasi milenial hanya lebih ekspresif dan tidak ingin bertahan lama pada pekerjaan yang kurang disukainya. Jadi, keputusan resign saat baru mulai kerja memang sering menjadi pilihan akhir.

Apakah Anda termasuk orang yang baru mulai kerja tetapi ingin resign?

Jika iya, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal ini sebelum benar-benar resign:

Menyelesaikan Pekerjaan selama Masa Percobaan

Sumber : Smatfin

Walaupun Anda benar-benar ingin resign saat baru masuk kerja, Anda wajib mempertimbangkan masa percobaan (probation). Setiap perusahaan memiliki kebijakan masa percobaan yang berbeda-beda, mulai dari 60 hingga 180 hari. Sebaiknya Anda tetap bekerja sepenuh hati dalam kurun waktu tersebut. Masa percobaan bukan hanya kesempatan bagi perusahaan untuk menilai Anda. Melainkan juga menjadi kesempatan Anda untuk menguji kecocokan dengan perusahaan tersebut.

Baca Juga: Pekerjaan Baru adalah Syarat Resign? Tidak Harus Seperti Itu!

Tak Perlu Terburu-buru Memutuskan

Sumber : Live Mint

Perasaan tidak betah mungkin membuat Anda terburu-buru memutuskan saat baru mulai kerja. Namun, sebaiknya Anda memberikan waktu bagi diri sendiri untuk menghayati pekerjaan baru tersebut. Cobalah bertahan selama beberapa saat. Anda bisa mencari kelebihan perusahaan yang membuat Anda ingin bertahan. Misalnya, perusahaan tersebut memberikan gaji besar, lokasi kerja yang berdekatan dengan rumah, atau beban kerja yang tidak terlalu besar. Mungkin keputusan resign bisa diurungkan kalau Anda mulai menemukan kenyamanan.

Membicarakan Keputusan Resign secara Profesional

Sumber : The Muse

Tidak betah bekerja di suatu perusahaan bukan berarti membuat Anda boleh memutuskan resign secara profesional. Usahakan untuk membicarakannya secara terbuka bersama rekan-rekan kerja dan atasan. Sebaiknya Anda juga tidak mengemukakan hal-hal negatif tentang lingkungan kerja jika sudah memutuskan untuk resign. Dengan demikian, rekan kerja dan atasan bisa memahami keputusan tersebut. Anda bisa tetap menjalin hubungan baik dengan perusahaan dan tak perlu segan meminta surat referensi bila membutuhkannya.

Menuntaskan Tanggung Jawab sebelum Resign

Sumber : Edexec

Sebagai karyawan profesional, Anda juga mesti menuntaskan tanggung jawab dengan baik sebelum memutuskan resign. Jangan sampai ada pekerjaan yang terbengkalai karena keputusan resign Anda. Meskipun tanggung jawab Anda belum banyak karena baru mulai kerja, Anda tetap harus menanganinya secara cermat. Sehingga Anda dapat memberikan kesan baik walaupun masa kerja Anda cuma seumur jagung.

Keinginan resign saat baru mulai kerja tentu menjadi pembelajaran berharga bagi Anda. Agar lain kali Anda lebih cermat memilih pekerjaan dan bisa membuat komitmen pribadi untuk menjalaninya.

KATEGORI ARTIKEL