Asuransi Jiwasraya Terbitkan Surat Utang Gara-Gara Tunggakan Polis

Asuransi Jiwasraya Terbitkan Surat Utang Gara-Gara Tunggakan Polis

Menunggak Polis, Perusahaan ini keluarkan Surat Utang. Apakah kinerja Jiwasraya ini dapat dipertanggungjawabkan?

Kali ini Finansialku akan membahas berita mengenai Asuransi Jiwasraya. Agar lebih jelas mari simak penjelasannya berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Penerbitan Surat Utang Asuransi Jiwasraya

Kementerian BUMN menyatakan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan menerbitkan surat utang jangka menengah.

PT Asuransi Jiwasraya menyiapkan berbagai strategi untuk melunasi polis JS Saving Plan yang jatuh tempo, Salah satu cara dengan menerbitkan medium term note (MTN) senilai Rp500 miliar.

Penerbitan surat utang ini menimbulkan polemik tersendiri, mengingat kinerja perusahaan asuransi pelat merah itu sangat jauh dari kondisi bugar.

Dalam hal ini bisa saja para calon pembeli surat utang ini akan mempertanyakan kinerja dari Jiwasraya.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan bahwa penerbitan MTN Jiwasraya ini sedang dalam proses.

Gatot memastikan MTN ini akan laku karena telah mengantongi pembeli siaga untuk menyerap surat utang tersebut. Gatot mengatakan:

“Sudah ada (pembeli siaga), pokoknya tinggal tunggu saja. Rencananya terbit bulan depan.”

Namun di samping itu, Gatot tidak menjelaskan bagaimana detail pembeli siaga MTN itu. Yang jelas untuk penerbitan surat utang ini, Jiwasraya telah mengantongi rating dari perusahaan pemeringkat.

Hexana Tri Sasongko selaku Direktur Utama Jiwasraya menyatakan MTN Jiwasraya ini akan terbit pada bulan Mei mendatang dan saat ini Jiwasraya sedang menunggu izin untuk menerbitkan obligasi tersebut.

PT Asuransi Jiwasraya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Selamatkan Konsumen, OJK Menyetop Tiga Perusahaan Asuransi Jiwa Saving Plan]

 

Rencananya, proses penerbitan obligasi itu akan dilakukan mulai bulan depan. Gatot menjelaskan, nantinya Jiwasraya akan masuk menjadi bagian dari holding BUMN asuransi.

Holding asuransi ini berbeda dengan holding jasa keuangan yang sekarang sedang dibentuk. Ia mengatakan:

“Nanti kita punya holding asuransi sendiri. Jadi kita punya holding bank sendiri asuransi sendiri. Tahun ini. Jadi asuransi dan perbankan tahun ini. Semua berjalan beriringan.”

Proses penyelamatan Jiwasraya ini dilakukan dengan cara pembentukan anak usaha untuk menjalankan bisnis, penerbitan surat utang dan mencari investor untuk Jiwasraya.

Penerbitan surat utang ini menjadi upaya Jiwasraya dalam melunasi pembayaran ke pemegang polis yang jatuh tempo.

Jiwasraya telah menjanjikan bahwa pembayaran polis yang jatuh tempo akan rampung paling lambat di kuartal II 2020.

Koordinator Forum Pemegang Polis Bancassurance Jiwasraya Rudyantho tidak peduli soal MTN tersebut. Karena menurutnya penerbitan obligasi adalah urusan internal perusahaan yang jelas pihaknya minta polis secara di bayar.

Hingga kini pemegang polis masih mempertanyakan janji pelunasan. Menurutnya, janji itu masih sekedar retorika, belum ada jaminan Jiwasraya melunasinya. Ia mengatakan:

“mereka tak bisa memastikan waktu pembayaran karena mengalami tekanan likuiditas.”

Selain dalam penerbitan surat utang itu, Kementerian BUMN juga sedang menyiapkan pembentukan anak usaha baru Jiwasraya yaitu Jiwasraya Putra.

Jiwasraya Putra diperkirakan akan dirilis bulan Juni 2019. Tanpa menyebut nama, lagi-lagi Gatot menyebutkan Jiwasraya telah menemukan calon mitra strategis yang akan di ajak kerja sama membangun bisnis Jiwasraya Putra.

Hexana berharap, Jiwasraya Putra mampu menambah pemasukannya. Baik itu berupa dividen ataupun aliran kas melalui strategi partnership.

Jiwasraya Putra pun sedang menunggu izin lisensi sebagai perusahaan asuransi jiwa. Perusahaan pun telah mengitung valuasi bisnis dengan para konsultan dan perusahaan BUMN lain.

Beredar kabar bahwa Jiwasraya Putra akan memanfaatkan sinergi BUMN, misalnya dengan PT Bank Tabungan Negara, PT Pegadaian, PT Kereta Api Indonesia dan PT Telkomsel. Tapi belum ada kejelasan sinergi antar BUMN ini.

 

Strategi Jiwasraya Tahun 2019

PT Asuransi Jiwasraya telah menyusun strategi pada tahun ini, berikut ini adalah beberapa strategi yang akan dilakukan Jiwasraya:

  1. Akan mengarahkan ke produk-produk non-jaminan
  2. Tak akan memasarkan produk saving plan
  3. Fokus kepada produk-produk proteksi yang sederhana, seperti kecelakaan diri, asuransi perjalanan, asuransi kesehatan, dan produk unitlink.
  4. Akan melakukan program transformasi dan turn arround
  5. Memperbaiki internal bisnis review produk, sistem keagenan, model bisnis korporasi.
  6. Serta akan mengoptimalkan digitalisasi.

 

Laporan Keuangan Jiwasraya

#1 Pendapatan Premi Bruto 2007-2015 (dalam miliar)

Tahun

Pendapatan Premi Bruto

2007

2,263

2008

2,318

2009

2,513

2010

3,613

2011

4,763

2012

5,712

2013

5,775

2014

6,364

2015

10,212

2016

18,01

2017

21,8

 

#2 Hasil Investasi 2007-2015 (dalam miliar)

Tahun

Pendapatan Premi Bruto

2007

465

2008

458

2009

514

2010

670

2011

832

2012

1,09

2013

1,726

2014

1,541

2015

913

2016

3,18

2017

3,86

 

#3 Laba Setelah Pajak 2007-2015 (dalam miliar)

Tahun

Pendapatan Premi Bruto

2007

32

2008

16

2009

356

2010

204

2011

394

2012

268

2013

460

2014

661

2015

1,066

2016

1,717

2017

2,35

 

#4 RBC Jiwasraya 2007-2015

Tahun

Pendapatan Premi Bruto

2007

-580%

2008

153%

2009

139,5%

2010

N/A

2011

202%

2012

163,97%

2013

174,49%

2014

140,81%

2015

162,16%

2016

200,15%

2017

N/A

 

Tawaran Penyelesaian Jiwasraya

Bagi nasabah yang berminat melakukan roll over akan diberikan bunga dibayar di muka sebesar 7% per tahun atau setara dengan 7,49% per tahun nett efektif.

Bagi nasabah yang tidak berminat roll over ada bunga pengembangan efektif sebesar 5,75% per tahun nett.

Di PT Asuransi Jiwasraya sendiri memiliki jumlah nasabah sebesar 6 juta dan karyawannya ada sekitar 12.000 jiwa serta agen sebanyak 14.980. pendapatan resmi dari Jiwasraya adalah Rp21,8 triliun.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Bagaimana tanggapan Anda terkait berita di atas? Berikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ferika Sri. Deja vu Penyelamatan Asuransi Jiwasraya. Tabloid Kontan

 

Sumber Gambar:

  • Jiwasraya – http://bit.ly/2W71cn6

 

KATEGORI ARTIKEL