Ahmad Dahlan Robotic Competition 2018 Dorong Generasi Muda Majukan Teknologi di Tanah Air

Ahmad Dahlan Robotic Competition 2018 Dorong Generasi Muda Majukan Teknologi di Tanah Air

youngster.id - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kompetisi robot tingkat nasional Ahmad Dahlan Robotic Competition (ADRC) 2018. Ajang ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk memajukan teknologi di Tanah Air.

“Sekarang ini kemajuan teknologi jauh lebih cepat, sehingga perlu mendorong kemampuan anak bangsa untuk ikut memajukan teknologi bangsa,” kata Abdul Fadli Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UAD yang dilansir Antara, Jumat (28/12/2018) dari Yogyakarta

Menurut Abdul ADRC 2018, merupakan ajang yang mempertemukan para pelajar SMA/SMK sederajat untuk unjuk kebolehan dalam ketangkasan pengikut garis robot. Sedangkan siswa SD dan SMP dalam acara itu dipertemukan untuk berkompetisi dalam ketangkadan robot sumo.

Ajang ADRC telah terselenggara sejak 2012 hingga 2017. Kontes robot itu setiap tahun berlangsung cukup sukses, mulai dari 2012 se-Jawa Tengah dan DIY, pada 2013 se-Jawa Bali, dan ADRC diaktifkan lagi untuk tahun 2014, yang telah dibuka pada 27 Desember 2017.

Acara ini juga didukung oleh Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Gubernur DIY Sultan HB X. Jumlah peserta setiap tahun meningkat pada tahun 2017 ADRC memiliki peserta sebanyak 155 Peserta yang berasal dari Sabang hingga Merauke.

Sedangkan pada 2018 ADRC yang mengangkat tema “Berinovasi dan Menginspirasi dalam Bidang Robotika” diikuti oleh sebanyak 95 peserta kontes robot yang berasal dari Sabang hingga Merauke.

Abdul menyebutkan kategori sumo dalam kontes ADRC 2018, juara 1 diraih tim Al-Fatih 212, juara 2 MRC Nerazuri, juara 3 MCR-X Destroyer, juara 4 Zubair Bin Awwam, desain terbaik, Mubata 3, strategi terbaik DH Big Bos , pertahanan terbaik Tsandesta, dan inovasi terbaik Mubata .

Sedangkan kategori Line Follower, yakni Juara 1. YPF NR, juara 2 Mega panzer one 3 nine , juara 4 TRT ZED, desain terbaik Ichibot S-One, serta strategi terbaik Ichibot A1.

“Pertandingan ini hadir untuk membantu menjembatani kemampuan dasar pelajar dalam mengembangkan teknologi dalam sebuah ajang perlombaan pengikut garis dan Sumo,” pungkasnya.

FAHRUL ANWAR

KATEGORI ARTIKEL