6 Cara Menghadapi Tetangga yang Jahat dan Mau Menang Sendiri

Ilustrasi menghadapi tetangga yang jahat

Anda memiliki tetangga yang jahat? Duh amit-amit jangan sampai kejadian ya. Karena, hal itu pasti akan mengganggu kenyamanan Anda tinggal di lingkungan tersebut.

Namun demikian, Anda tak harus menyerah saat menghadapi tetangga yang jahat. Selama Anda berada di posisi yang benar, tak ada alasan yang harus membuat Anda membiarkan tindakan buruk itu terus terjadi.

Apa pun yang tetangga jahat itu lakukan, Anda harus berani menghadapinya. Karena orang-orang seperti tetangga Anda yang jahat itu akan makin ‘ganas’ ketika Anda menjadi lembek.

Tentu saja, cara menghadapinya tidak layaknya akan turun ke gelanggang pertempuran. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sikap atau perbuatan jahat dari tetangga.

Apa saja? Berikut 6 cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi tetangga yang bertindak jahat.

1. Petakan masalah yang terjadi

Saat tetangga Anda mulai bertindak jahat atau buruk, pastikan Anda mengingatnya secara detail. Catat dengan lengkap kejadiannya. Dari mulai hari, tanggal, jam, hingga tindakan apa yang dia lakukan kepada Anda.

Bahkan Anda bisa merekam melalui ponsel Anda. Ini akan menjadi barang bukti sekaligus cara Anda menelaah penyebab tindakan-tindakan jahat yang dilakukan oleh tetangga Anda itu.

Kenapa? Karena pasti ada sesuatu yang melatarbelakangi tindakan jahatnya. Seperti ungkapan tak ada asap jika tak ada api, maka pasti ada alasan tertentu yang membuat dirinya kerap bersikap buruk kepada orang lain.

Bisa jadi karena latar belakang keluarga yang broken home sehingga kurang perhatian. Bisa juga karena depresi tingkat tinggi yang tengah dirasakannya.

Dengan memetakan masalah yang terjadi, Anda pun bisa mencari solusinya. Mengulurkan bantuan untuk mengatasi masalah yang dialami tetangga jahat tersebut secara otomatis juga akan menyelesaikan masalah yang Anda hadapi bukan?

Karena itu, berupaya memahami hal-hal di balik tindakan jahat tetangga akan lebih bijak dibanding langsung menilainya sebagai sosok yang buruk.

Baca juga:

  • 10 Cara Menenangkan Hati dan Pikiran yang Kacau Saat Ada Masalah
  • 7 Cara Mengatasi Masalah Hidup yang Datang Bertubi-tubi
  • Cara Mencari Akar Masalah dengan Teknik 5 Mengapa

2. Cari informasi dari tetangga yang lain

Untuk bisa menganalisis latar belakang penyebab tetangga Anda bertindak jahat, tak cukup dengan mencatat dan merekam saja. Anda juga harus mencari informasi dari orang ketiga. Mereka adalah tetangga Anda yang lain.

Karena, untuk menghadapi tetangga yang jahat, Anda memang butuh banyak ‘amunisi’. Bertanya kepada tetangga yang lain menjadi salah satu cara yang tepat untuk mendapatkan ‘amunisi’ tambahan tersebut.

Amunisi yang dimaksud tentu bukan peluru. Melainkan informasi penting yang berkaitan langsung dengan tindakan jahat tetangga Anda. Semakin banyak informasi yang Anda kumpulkan, semakin dalam Anda mengetahui tentang tetangga yang jahat.

Karena siapa tahu, dari informasi yang Anda dapat, Anda jadi tahu cara mengatasi tetangga yang jahat tersebut. Kalaupun tidak, Anda bisa dapat informasi lain yang berisi latar belakang si tetangga.

Hal ini akan bermanfaat bagi Anda dalam mencari cara yang paling pas untuk bisa meredam aksi buruk tetangga tersebut. Atau bisa juga Anda minta bantuan tetangga yang lain untuk menjadi mediator terhadap masalah yang dihadapi.

Mendapatkan penengah untuk menyelesaikan masalah adalah sebuah tindakan bijak yang bisa Anda lakukan. Setidaknya, Anda tidak harus menghadapi tetangga yang jahat seorang diri.

3. Kenali tetangga Anda

Ilustrasi kenali tetangga Anda

Tak kenal maka tak sayang. Nah, boleh jadi tindakan jahat tetangga Anda tersebut muncul karena kalian belum saling kenal satu sama lain. Sehingga sikap atau tindakan yang ditunjukkan terasa seperti sebuah perbuatan jahat.

Jadi, untuk menghadapi tetangga yang jahat, salah satu caranya memang Anda mengenal lebih dalam tetangga Anda itu.  Hal ini bisa diawali dengan saling bertegur sapa saat bertemu.

Atau bisa juga mengirimkan makanan ke rumahnya. Ini menjadi awalan yang baik untuk lebih saling mengenal. Karena setelah saling mengenal Anda pasti akan tahu lebih dalam soal karakternya.

Karena untuk menghadapi sesuatu yang keras tak perlu dengan kekerasan juga. Tindakan yang lembut justru mampu melunakkan sikap keras atau jahat dari tetangga Anda. Sehingga sikap dia pun bisa lebih bersahabat kepada Anda di kemudian hari.

Intinya, jangan pernah langsung men-judge seseorang punya sikap buruk sebelum Anda mengetahui lebih dalam karakter pribadinya.

4. Coba bicarakan secara langsung

Nah, ketika sudah lebih saling mengenal, Anda akan lebih mudah menjalin komunikasi dengan tetangga jahat tersebut. Coba bicarakan soal sikap-sikap dirinya yang Anda nilai telah menyakitkan orang lain. Lakukan secara perlahan tanpa ada iringan emosi berlebih ya.

Pastikan Anda memberi tahu masalah sesuai konteks. Ceritakan masalah yang membuat Anda terganggu. Jangan melebar ke masalah yang lain yang tidak ada kaitannya.

Mungkin saja dia akan memilih ‘defensif’ terhadap masalah yang Anda coba bicarakan. Hal ini cukup wajar. Namun, dengan pendekatan persuasif yang tepat, rasanya dia akan mau diajak bicara untuk mencari solusi.

Setidaknya, Anda telah menunjukkan diri punya maksud baik dan mencoba berdamai. Bukan untuk saling mengejek yang justru akan memperuncing suasana pertetanggaan di lingkungan Anda.

5. Jaga jarak

Kalau memang semua upaya damai yang Anda lakukan masih saja menemukan jalan buntu, Anda bisa mulai menjaga jarak dengan tetangga yang jahat itu. Minimalkan interaksi dengan mereka agar tidak ada celah bagi mereka untuk menindas Anda.

Karena, tetangga yang jahat pasti akan berupaya mencari celah dari kehidupan Anda sebagai bahan gunjingan atau celaan. Kalau sampai dia menemukan satu celah saja, pasti akan ‘digoreng’ habis-habisan untuk membuat hidup Anda tidak nyaman.

Ketika Anda mengalami kondisi tersebut, langsung saja jaga jarak. Kurangi sosialisasi dengan mereka. Lagipula tak ada faedahnya Anda banyak berkumpul dengan tetangga yang suka membicarakan kekurangan orang lain.

Kalaupun harus bertemu, sapalah mereka sekadarnya saja. Cukup menunjukkan bahwa Anda juga tinggal di lingkungan tersebut.

Bahkan kalau perlu, buat pagar rumah untuk melindungi privasi Anda dan keluarga. Sehingga tak ada celah bagi mereka untuk mengetahui kekurangan Anda dan menjadikannya sebagai bahan gunjingan.

Baca juga: 7 Cara Menghadapi Mertua yang Pilih Kasih dan Menyebalkan

6. Tidak membalas dengan tindakan yang sama

Poin terakhir untuk menghadapi tetangga yang jahat adalah Anda tidak melakukan tindakan yang sama. Jika Anda membalas kejahatan dengan kejahatan, Anda jelas tidak ada bedanya dengan mereka bukan?

Kuncinya memang meningkatkan kesabaran dan keikhlasan. Jadikan kejahatan yang dilakukan tetangga Anda sebagai sarana untuk melatih kesabaran.

Bahkan selalu upayakan Anda membalas kejahatan tersebut dengan sebuah kebaikan. Jika Anda konsisten melakukannya, maka pelan tapi pasti tetangga Anda yang jahat itu juga akan melunak.

Bahkan bukan mustahil dia akan berbalik arah dengan bersikap baik dan ramah kepada Anda. Mantap, bukan?

Penutup

Harus diakui, memang bukan perkara mudah untuk bisa menghadapi tetangga yang jahat. Karena menjaga kesabaran saat menghadapi hal yang menjengkelkan adalah sebuah perjuangan keras. Namun, bukan sesuatu yang mustahil untuk dilakukan.

Terpenting, pastikan Anda selalu bersikap tenang saat menghadapi mereka. Jangan pernah membiarkan emosi Anda terpancing. Karena hal itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah yang dihadapi.

KATEGORI ARTIKEL