2018: Facebook Fokus pada UKM, Komunitas dan Literasi

2018: Facebook Fokus pada UKM, Komunitas dan Literasi

youngster.id - Facebook berkomitmen untuk mendukung perkembangan digital di Indonesia. Fokus utama dari misi tersebut adalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM), komunitas dan pendidikan literasi. Untuk itu salah satu langkah Facebook adalah menggelar kampanye Laju Digital, yang bertujuan untuk menciptakan pengalaman online yang lebih positif, aman dan bermanfaat.

Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati menjelaskan, misi Facebook adalah menjadikan sesuatu yang jauh menjadi dekat dan mempermudah akses komunikasi. Riset Morning Consult menunjukkan bahwa 2 dari 3 UKM di Facebook membangun bisnis mereka di platform Facebook, dan 89% dari UKM di Facebook menyatakan bahwa Facebook membantu mereka untuk menarik perhatian pelanggan.

“Kami sangat bangga dapat menghadirkan kampanye Laju Digital di Jakarta. Kami di Facebook terus berkomitmen untuk membantu usaha kecil dan menengah dan juga komunitas di seluruh Indonesia dari bagian barat hingga daerah pelosok di Indonesia Timur. Semua program di bawah kampanye Laju Digital tersedia tanpa dipungut biaya untuk seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai tingkat keterampilan digital yang berbeda,” ungkap Sri dalam keterangan resmi Facebook Indonesia baru-baru ini.

Facebook juga meluncurkan berbagai inisiatif untuk mendukung bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah studi The Rising Wave yang meneliti melonjaknya kelas menengah di Indonesia, program #SheMeansBusiness untuk mendukung wirausaha perempuan, dan program Laju Digital untuk mendorong kemajuan UKM dan komunitas di era digital.

Laju Digital, kata Sri, sudah menjangkau 10 kota di Indonesia mulai dari bagian barat hingga timur. Gelaran tersebut didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, untuk membuat masyarakat dapat dengan mudah mengakses digital.

“Kedua adalah ada hubungannya dengan bisnis besar dan kecil untuk lebih berkembang lagi. Caranya dengan memberikan pemahaman pemakaian Facebook. Facebook mitra dari bisnis. Kalau kita lihat, adalah salah satu hal penting, bagaimana mereka mengerti konsumen tingkat menengah. Kami bekerja sama dengan Bain & Company untuk melakukan riset agar memahami konsumen Indonesia di 9 kota yang mewakili keberagaman di Indonesia,” kata Sri lagi.

Studi tersebut, Sri melanjutkan, mengungkapkan bahwa di 9 kota itu, pebisnis memahami pentingnya masyarakat kelas menengah, tapi belum terlalu siap untuk menjangkau mereka. Sementara ada 77% pelaku bisnis menyadari bahwa kelas menengah akan menjadi penggerak utama pertumbuhan bisnis mereka.

Sementara, hanya 15% di antaranya telah memiliki rencana yang menyeluruh untuk menjangkau konsumen dari kelompok masyarakat kelas menengah. Studi tersebut juga mengidentifikasi beberapa temuan utama, termasuk bagaimana teknologi digital memberikan keistimewaan bagi masyarakat kelas menengah di Indonesia.

STEVY WIDIA

KATEGORI ARTIKEL